Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Politikus Demokrat: Jadi Capres tak Cukup Bermodal Blusukan

Jokowi, kerap sukses nangkring di atas politikus lainnya dalam bursa calon presiden (capres).

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Politikus Demokrat: Jadi Capres tak Cukup Bermodal Blusukan
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Warga berebut untuk berfoto bersama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi (kaos oranye), yang melintas di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (15/12/2013). Jokowi bersepeda santai untuk berolahraga dan menikmati suasana car free day. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko "Jokowi" Widodo, kerap sukses nangkring di atas politikus lainnya dalam bursa calon presiden (capres).

Kesuksesannya tersebut, diyakini banyak orang karena disebabkan Jokowoi yang selalu tersorot media sebagai tokoh merakyat melalui praktik blusukan-nya.

Namun, bagi sejumlah kalangan, metode blusukan tersebut dinilai belum cukup kalau Jokowi ingin menjadi capres, apalagi memenangkan pentas politik kontestasi tersebut.

"Untuk menjadi capres, tidak cukup hanya blusukan. Kalau blusukan saja, Pak Ical (Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie) dan Pak Dahlan Iskan juga blusukan," kata Ketua DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin, Minggu (22/12/2013).

Ia menilai, setiap tokoh yang ingin maju sebagai capres harus dinilai dari visi dan misinya.

Ia mengatakan, setiap bakal capres harus bertarung pada tataran visi dan misi. Kalau Jokowi memastikan maju sebagai capres, maka ia harus memaparkan programnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau sekadar hanya dari hasil survei, ya Jokowi saja sendirian," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas