Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nama-nama Calon Presiden yang Ditolak Publik Berdasarkan Survei

Tidak hanya merilis nama-nama yang dianggap bisa menandingi sepak terjang Joko Widodo (Jokowi) pada

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Widiyabuana Slay
zoom-in Nama-nama Calon Presiden yang Ditolak Publik Berdasarkan Survei
Tribunnews/JEPRIMA
Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar (tengah), Kapolri, Jenderal Pol Sutarman (dua kiri), Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kiri), dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kanan) menghadiri acara haul Gus Dur yang keempat di kediaman Gus Dur, Jalan Warung Silah No 10, Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2013) malam. Ribuan jamaah dan sejumlah tokoh hadir di acara haul tersebut. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM - Tidak hanya merilis nama-nama yang dianggap bisa menandingi sepak terjang Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2014 mendatang, Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia juga merilis puluhan nama calon presiden yang ditolak publik sesuai survei para pakar.

Menurut Ketua Laboratorium Psikologi Politik UI Hamdi Muluk, kebanyakan para capres yang ditolak publik itu berasal dari kalangan orang lama dan tua.

"Prabowo Subianto, Rhoma Irama dan Aburizal Bakrie merupakan tiga besar Capres yang ditolak," kata Hamdi ketika memaparkan hasil Survei Opinion Leader bertajuk "Mencari Lawan Jokowi" di Hotel Morrisey, Jakarta, Minggu (29/12/2013).

Setelah itu, kata Hamdi, Megawati Soekarnoputri (7 persen), Pramono Edhi (3 persen(, Wiranto (3 persen) dan ada 31 persen yang menyebut nama-nama lain.

Menurut Hamdi, ada tren penolakan publik terhadap tokoh-tokoh lama, khususnya yang dianggap bermasalah dalam integritas. "Prestasi masa lalu tidak mengesankan dan tidak lagi jadi inspirasi bagi Indonesia," kata Hamdi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas