Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Seknas Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Campuri Urusan PDI Perjuangan

bagaimana sikap Seknas Jokowi jika Jokowi dimajukan sebagai capres oleh partai lain, Demokrat misalnya?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Setiaji Prabowo
zoom-in Seknas Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Campuri Urusan PDI Perjuangan
Tribunnews/HERUDIN
Ratusan orang yang menamakan diri Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi mengadakan pawai budaya di Jalan MH Thamrin menuju bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (12/1/2014). Pawai yang diikuti oleh kesenian barongsai, marching band, reog Ponorogo, dan Komunitas Waria se Indonesia ini untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) maju sebagai calon presiden 2014. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi menegaskan tidak pernah mencampuri urusan dapur PDI Perjuangan, termasuk siapa nama yang diusung partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut sebagai calon Presiden (capres).

Menurut Kepala Kantor Seknas Jokowi, Dono Prasetyo, pihaknya tak mau berandai-andai jika Jokowi hanya dijadikan cawapres pendamping Megawati sebagai capres. Ia menegaskan adanya Seknas Jokowi karena merindukan Indonesia yang sejahtera dan lebih baik.

"Saya bukan orang Parpol, saya murni orang sipil. Saya tidak pernah campuri PDI Perjuangan karena PDI Perjuangan juga menghormati Seknas Jokowi," kata Dono di Golden Ballroom hotel Sultan, Selasa (11/3/2014).

"Kami agendanya Jokowi capres. Kami bekerja harus ada keyakinan, tidak mau berandai-andai. Jokowi Presiden, tidak ada kata lain," tegasnya lagi.

Saat ditanya bagaimana sikap Seknas Jokowi jika Jokowi dimajukan sebagai capres oleh partai lain, Dono menjawab hal tersebut sebaiknya dilihat berdasarkan etika politik. Ia pun menganggap wajar jika di internal PDIP masih ada yang tidak mendukung Jokowi sebagai capres.

"Kalau sudah pertama di PDIP, ya di PDIP, enggak kutu loncat. Ini etika. Kalau Jokowi dari Demokrat, ya (maju capres) lewat Demokrat," tukasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas