Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri Dapat Informasi Sejumlah Caleg Mulai Tebar Duit

Kapolri Jenderal Polisi Sutarman mengungkapkan pihaknya sudah mendapat informasi sejumlah calon legislatif menebar uang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Polri Dapat Informasi Sejumlah Caleg Mulai Tebar Duit
TRIBUN/DANY PERMANA
Kapolri Jenderal Pol Sutarman (kiri) didampingi Kadiv Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie (kanan) berdialog dengan jurnalis dalam acara Siaran Pers Akhir Tahun Polri di Markas Besar Polri, Jakarta, Jumat (27/12/2013). Dalam acara tersebut Kapolri memaparkan kinerja Polri pada tahun 2013 khususnya yang berkaitan dengan kasus terorisme, narkoba, korupsi dan pengawasan internal Polri. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan wartawan tribunnews.com : Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Kapolri Jenderal Polisi Sutarman mengungkapkan pihaknya sudah mendapat informasi sejumlah calon legislatif menebar uang di sejumlah perkampungan.

"Saya melihat dan sudah turun ke kampung dengan tidak diketahui siapapun di pedesaan itu para calon membagikan uang," ungkap Sutarman di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/3/2014).

Dikatakan Sutarman tentu informasi tersebut harus dibuktikan semua‎. Baik yang memberikan uang serta yang menerima uang keduanya sama-sama tidak bisa dibenarkan.

"Yang memberikan dan diberikan sama-sama salah," ucapnya.

Untuk itu, Kapolri mengimbau kepada masyarakat supaya tidak terpengaruh dengan politik uang dan kekerasan serta upaya-upaya ilegal lainnya. Polri diharapkan bisa mengawal seluruh tahapan Pemilu dan rakyat bisa memilih dengan tenang tanpa dipengaruhi kekerasan dan uang, serta masalah lain.

"Sehingga pilihannya bisa tepat dan benar-benar memiliki integritas serta kompetensi di DPRD, DPD, DPR serta Presiden," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ditanya, dimana tebar duit dilakukan Caleg, Sutarman mengatakan bahwa informasi tersebut baru isu.

"Baru isu di kampung-kampung kita belum menemukan buktinya yang dimasyarakat bisa disampaikan. Sehingga, kita harus mendalami ke arah sana," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas