Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ruhut: Demokrat Tak Khawatir Peserta Konvensi Adu Debat Dengan Jokowi

Partai Demokrat mengaku tidak khawatir peserta konvensi beradu gagasan dengan calon presiden dari PDIP Joko Widodo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ruhut: Demokrat Tak Khawatir Peserta Konvensi Adu Debat Dengan Jokowi
Tribun Timur/muhammad abdiwan
Peserta Konvensi Capres Partai Demokrat yaitu Irman Gusman, Pramono Edhie Wibowo, Gita Wirjawan, Marzuki Alie, dan Anies Rasyid Baswedan mendengarkan pertanyaan saat mengikuti debat Kenegaraan di hotel Grand Clarion Makassar, Rabu (5/3/2014). Debat yang diikuti 11 peserta konvensi Capres tersebut untuk memperkenalkan Capres partai Demokrat kepada masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --Partai Demokrat mengaku tidak khawatir peserta konvensi beradu gagasan dengan calon presiden dari PDIP Joko Widodo. Hal itu diungkapkan juru bicara Demokrat Ruhut Sitompul ketika dikonfirmasi, Selasa (18/3/2014).

"Kita engga khawatir, dia (Jokowi) belum pernah (adu debat), kita engga usah khawatir," kata Ruhut.

Ia mengatakan publik harus mengetahui jejak rekam seluruh calon presiden. Anggota Komisi III itu mengibaratkan rakyat tidak boleh membeli kucing dalam karung.

"Rakyat harus tahu Jokowi meninggalkan Solo dan Jakarta. Rakyat harus tahu, pemilih sudah cerdas. Saya takut nanti kalau rakyat beli kucing dalam karung," tuturnya.

Ruhut mengatakan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menghormati demokrasi. Sehingga Demokrat menghargai bila Jokowi memenangkan pemilihan presiden.

"Kami menghormati keputusan Bu Mega," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya diberitakan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo, meminta agar lawan politiknya bersaing secara santun dengan tidak saling ejek maupun menyerang secara politik. Jokowi mengajak para pesaingnya beradu gagasan atas persoalan di Indonesia.

"Lebih baik jika disampaikan secara santun, sesuai budaya kita. Tidak serang-menyerang, ejek-ejekan. Kita adu gagasan saja, adu program. Itu baru santun," kata Jokowi, Senin (17/3/2014) sore.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas