Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Franz Magnis: Ucapan Seorang Politisi Harus Bisa Dipegang

Seorang politisi seharusnya memegang teguh janji politiknya saat berkampanye

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang politisi seharusnya memegang teguh janji politiknya saat berkampanye meminta dukungan rakyat supaya menjadikannya seorang pemimpin. Namun perubahan situasi seringkali membuat ucapan seorang politisi tidak bisa dipegang.

Menurut pakar etika politik dari Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Franz Magnis Suseno, sebagai pemimpin hanya janji-janjinya yang dapat menunjukkan dirinya layak untuk dipilih menjadi seorang pemimpin. Walaupun tak dapat dipungkiri, ada janji yang tidak dapat terpenuhi akibat situasi yang berubah.

"Kata seorang politisi juga harus bisa dipegang seperti janji dan komitmen. Tapi jika situasi berubah, maka semua bisa berubah," kata Franz saat ditemui di kantornya, Jumat (21/3/2014).

Namun menurutnya rakyat mungkin tidak akan mau tahu mengenai adanya perubahan situasi. Ia menjelaskan dalam pandangan rakyat, janji adalah satu-satunya yang dapat mereka pegang.

"Tapi kesan pada rakyat berbeda. Mereka terlihat seakan-akan mendapatkan kesan menggunakan janji untuk mendapatkan kekuasaan," tuturnya.

Sebagai contoh, Franz menilai langkah yang diambil oleh Jokowi saat mendeklarasikan diri menjadi bakal calon Presiden dari PDI Perjuangan masih belum tepat. Karena menurutnya tidak ada program yang diusung mantan Walikota Solo tersebut.

"Saya menilai Jokowi tidak cukup dengan mendeklarasikannya. Karena saya ingin tahu beberapa program yang hebat dari dia dalam beberapa bidang yang canggih," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas