Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fuad Tidak Yakin Win-HT Diusung Hingga Pilpres

Fuad Bawazier, menilai pengusungan pasangan Wiranto-Hary Tanoe pada pemilihan presiden 9 Juni mendatang, belum final.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai Hanura, Fuad Bawazier, menilai pengusungan pasangan Wiranto-Hary Tanoesoedibjo pada pemilihan presiden 9 Juni mendatang, belum final. Walaupun Partai Hanura sudah mempublikasikan pasangan itu sejak lama.

Ditemui usai Tablig Akbar di masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (30/3/2014), Fuad mengatakan seluruh Partai Politik pasti akan mempertimbangkan hasil perolehan pemilu legislatif (Pileg) 9 April mendatang, begitu pun Partai Hanura.

"Ya nanti kita melihat ini setelah pemilu, sebetulnya secara objektif semua akan melihat peta politik setelah pileg 9 April 2014. Jadi sebetulnya sekarang ini saya melihat hanya tested the water saja. Hanya untuk penjajakan," katanya.

Oleh karena itu ia mengaku tidak heran dalam sejumlah survei elektabilitas pasangan WIN-HT itu tidak begitu bagus perolehannya. Partai Hanura pun masih melihat perkembangan penerimaan masyarakat atas pasangan tersebut.

"Apakah benar orang itu bisa maju atau tidak, adakah perolehan suara, ada dukungan sebagainya atau tidak, baik itu partai mana saja itu setelah pemilu," ujarnya.

Mantan Menteri Keuangan itu mengaku percaya setiap partai pasti butuh koalisi. Pasalnya tidak ada jaminan di Pileg nanti ada partai yang memperoleh 20 persen suara.

"Saya kira agak mengkhawatirkan, jangan-jangan tidak ada yang (memperoleh) dua puluh persen. Apalagi partai menengah dan papan kecil. Oleh karena itu semua (Parpol) akan saling memerlukan dukungan," terangnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia pun percaya usai pengumuman hasil Pileg, rencana-rencana partai yang sudah dipublikasikan saat ini bisa berubah.

Baik karena faktor internal atau keperluan eksternal memungkinkan perubahan itu besar, apalagi kalau perolehan suara pada pileg 9 Juni nanti jauh dibawah ambang batas.

"Saya tidak yakin bahwa Hanura akan bisa mengajukan capres dan cawapres, Itu pasti ada perubahan," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas