Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Inilah Alasan Pemilih Muda Kepincut Parpol Nasionalis

Menurut CEO LKP, Usman Rachman, keberhasilan parpol nasionalis merebut dukungan pemilih pemula dipengaruhi beberapa faktor.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Inilah Alasan Pemilih Muda Kepincut Parpol Nasionalis
SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR
Petugas Satpol PP mencopoti atribut kampanye calon anggota legislatif (caleg) Pemilu 2014 di bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Rabu (26/3/2014). Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengatur ketentuan terkait pemasangan alat peraga kampanye luar ruangan dalam Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013. Jalan utama menjadi salah satu zona yang bebas dari segala atribut kampanye parpol maupun caleg. SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Klimatologi Politik (LKP) menyebut ada empat faktor yang membuat parpol nasionalis merebut pemilih muda. Menurut CEO LKP, Usman Rachman, keberhasilan parpol nasionalis merebut dukungan pemilih pemula dipengaruhi beberapa faktor.

Pertama, kata Usman, sejumlah parpol nasionalis selalu tampil paling depan dalam menawarkan isu-isu dan program perubahan. Menurutnya, anak muda secara kultural biasanya tidak suka dengan status quo dan konservatisme.

"Kedua, sejumlah partai nasionalis dipimpin tokoh nasional yang kuat, populer, kharismatis. Anak muda biasanya membutuhkan sosok idola yang dapat menjadi motivasi dan inspirasi mereka," kata Usman di Restoran Pulau Dua, Selasa (1/4/2014).

Faktor ketiga, lanjut Usman, sejumlah partai nasionalis didukung kekuatan finansial yang besar. Alhasil, parpol itu mampu merancang berbagai bentuk aktivitas untuk merangkul jutaan pemilih pemula.

"Keempat, modal sosial partai-partai nasiionalis pada umumnya lebih luas daripada partai-partai berbasis massa Islam. Mereka tidak hanya mengandalkan isu agama untuk mendekati pemilih sebagaimana yang lazim dilakukan parpol berbasis massa Islam," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas