Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jusuf Kalla Jadi Figur Cawapres Terfavorit

Arya Fernandes, mengungkapkan figur mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) masih menjadi figur cawapres terfavorit

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Sanusi
zoom-in Jusuf Kalla Jadi Figur Cawapres Terfavorit
Tribunnews/Herudin
Wakil Presiden ke-10 RI, Jusuf Kalla menjadi pembicara pada acara Dialog dan Debat Materi Deklarasi Politik Suara ILUNI UI di Aula FK UI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (28/3/2014). Dialog tersebut menyoroti krisis jati diri bangsa dan upaya untuk mencapai perubahan yang lebih baik melalui Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti dari Charta Politica, Arya Fernandes, mengungkapkan figur mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) masih menjadi figur cawapres terfavorit pada pemilu 2014.

Arya menuturkan, saat ini ada beberapa nama yang sudah sering disebutkan, diantaranya Jusuf Kalla, Ginandjar Kartasasmita dan Ryamizard Ryacudu dari kalangan senior.

"Jusuf Kalla menempati urutan pertama cawapres terfavorit di hampir semua survei dalam tiga bulan terakhir. Ginandjar Kartasasmita juga banyak didekati partai partai terkemuka sebagai cawapres paling berpengalaman dan punya banyak jasa," ujar Arya, Rabu (9/4/2014).

Namun menurutnya ada juga beberapa nama yang lebih muda yang sudah sering disurvei dan hasilnya cukup tinggi seperti Agus Martowardojo dan Chairul Tandjung. Ketika disimulasikan dengan Jokowi, kata Arya, nama Agus Martowardojo menempati urutan kedua tertinggi setelah Jusuf Kalla.

Arya menambahkan, figur cawapres terfavorit masyarakat adalah cawapres yang mampu saling melengkapi dengan figur capresnya.

"Sekali lagi tidak terlalu penting muda atau tua. Atau apa background ideologinya, atau bagaimana pencitraannya karena rakyat tidak mau lagi populisme. Yang dicari adalah idealisme dan pengalamannya. Selain itu rekam jejak (track record) dari capres dan cawapresnya harus saling melengkapi dengan pas dan kuat," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas