Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PKS Setuju Koalisi Partai Islam

Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Muzzammil Yusuf, menegaskan partainya setuju gagasan membentuk koalisi poros tengah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Muzzammil Yusuf, menegaskan partainya setuju gagasan membentuk koalisi poros tengah yang terdiri dari partai politik (Parpol) berbasis Islam.

"Koalisi 5 Partai Islam dengan kelompok nasionalis," kata Muzzammil dalam rilisnya, Sabtu (12/4/2014). Adapun 5 partai Islam bersatu yang dimaksud Muzzammil adalah PKB, PAN, PKS, PPP, dan PBB. "Kalau ditotal lebih dari 30% perolehan suaranya," kata dia.

Dikatakan parpol Islam ini menyamakan ide dan gagasannya untuk berkoalisi dengan kelompok nasionalis. "Maka daya tawar 5 partai Islam akan tinggi kepada siapapun capresnya," kata Muzzammil.

"Mereka akan berhitung dengan kekuatan lebih 30% tersebut. Potensi menang juga besar. Masalah utamanya adalah ide-ide kemaslahatan kebangsaan dan keumatan bisa masuk ke Pemerintahan akan datang," Muzzammil menambahkan.

Ditegaskan masalah ini akan segera dinisiasi oleh tokoh partai Islam. "Saya kira MUI dan Ormas Islam dan ummat akan mendukung," ujarnya.

Hari ini dalam sebuah diskusi di Jakarta, Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa menegaskan peluang koalisi sesama partai berbasis Islam terbuka lebar. "Itu alternatif utama," kata Suharso.

Menurut Suharso, empat parpol Islam di Pileg 2014 yakni PPP, PKB, PAN, dan PKS memiliki suara yang cukup untuk mengusung Capres dan Cawapres. "Kalau PBB mau masuk sekalian kita terbuka," kata Suharso.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia menegaskan komunikasi diantara pimpinan parpol Islam itu sudah dilakukan dan tinggalkan disegarkan kembali.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas