Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Muhaimin Ingin Cawapres Tapi Tidak Mau Pelopori Koalisi Partai Islam

Kenapa Muhaimin mau jadi Cawapres tapi tidak mempelopori (koalisi partai Islam). Ini Ironis

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dekan FISIP Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Bahtiar Effendy menyayangkan sikap Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berminat jadi calon wakil presiden namun tidak mau mempelopori terbentuknya koalisi partai Islam. Menurutnya harus ada kepercayaan diri dari tokoh Islam untuk membentuk koalisi partai Islam.

"Kenapa Muhaimin mau jadi Cawapres tapi tidak mempelopori (koalisi partai Islam). Ini Ironis," kata Bahtiar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (19/4/2014).

Bahtiar menuturkan, saat ini kendala koalisi partai Islam adalah tidak adanya sosok atau figur yang dapat mempersatukan. Menurutnya, harus ada figur yang dapat mempersatukan partai-partai Islam untuk menyatukan suara yang jika digabungkan mendapat 30 persen.

"Tidak menutup kemungkinan jika partai Islam koalisi akan menang," ucapnya.

Bahtiar menambahkan, saat ini partai Islam yang ada lebih tertarik mendukung partai lain maupun yang berlandaskan nasionalis. Karena menurutnya, koalisi di Indonesia sifatnya tidak 'zero something'.

"Koalisi di Indonesia sifatnya tidak 'zero something'. Jadi partai Islam banyak mendukung partai lain," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas