Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Caleg Gagal Harus Hormat kepada Caleg yang Menang

Hasil Pemilu harus dilihat dalam kaca mata modern. Pihak kalah harus menghormati hasil Pemilu begitu juga dengan yang menang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemiilihan Umum Anggota Legislatif (Pileg) diharapkan tidak dilihat sebagai sesuatu yang pilu terutama bagi calon anggota legislatif (Caleg) yang tidak terpilih.

Hasil Pemilu harus dilihat dalam kaca mata modern. Pihak kalah harus menghormati hasil Pemilu begitu juga dengan yang menang.

"Yang kalah kan puluhan ribu dari caleg-caleg di Indonesia. Cara pandangnya modern (seperti) (Bayern) Munchen lawan (Real) Madrid (dalam liga Champions). (Walau kalah) Munchen-nya hormat pada Madrid," ujar Ketua DPP Partai Amanat Nasional, Didik J Rachbini, dalam diskusi bertajuk 'Pemilu Bikin Pilu' di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (26/4/2014).

Didik mengajak Pemilu tidak dipandang secara primitif seperti layaknya sabung ayam. Pola pandang demikian, kata Didik, ayam yang kalah akan disembelih.

"Kita tidak boleh seperti penyabung ayam yang kalah harus disembelih," kata dia.

Lagi pula, lanjut Didik, proses Pemilu di Indonesia sangat dipandang baik di luar negeri. Indonesia menempati negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

Jika berhasil mempertahankan iklim demokrasi, Indonesia bisa mencapai negara 10 besar di dunia dalam bidang ekonomi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas