Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Merapat ke Gerindra, PKS Yakin Kalahkan Jokowi

Termasuk mengalahkan calon presiden yang diusung PDIP Joko Widodo

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Merapat ke Gerindra, PKS Yakin Kalahkan Jokowi
TRIBUN/DANY PERMANA
Anggota Majelis Pertimbangan Partai Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera Arifinto (kiri) bersama Sekjen PKS Taufik Ridho (kanan) bersiap mengumumkan peringkat suara nasional kandidat calon presiden hasil pemilihan raya (pemira) PKS dalam konferensi pers di DPP PKS, Jakarta, Minggu (29/12/2013). Hasil pemira tersebut menempatkan Hidayat Nur Wahid sebagai peringkat pertama disusul berturut-turut Anis Matta, Ahmad Heryawan, Tifatul Sembiring, dan Nur Mahmudi Ismail. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakin dapat memenangkan pemilu presiden dengan berkoalisi bersama Partai Gerindra. Termasuk mengalahkan calon presiden yang diusung PDIP Joko Widodo.

"Harus optimis, hidup ini optimis," kata Sekjen PKS Taufik Ridho di Kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (27/4/2014) malam.

Taufik mengatakan PKS ingin koalisi itu terus berlangsung pascapemilihan presiden 2014. Ia menuturkan pihaknya akan segera menemui Gerindra untuk membicarakan penjajakan koalisi sehingga bisa kembali di rapatkan di internal partai.

PKS juga membentuk tim untuk berkomunikasi dengan Gerindra. Tim tersebut diketuai oleh Sekjen PKS Taufik Ridho dengan anggota Al Muzzammil Yusuf, Hidayat Nur Wahid, Mahfudz Abdurrahman dan Sohibul Iman.

Sementara Presiden PKS Anis Matta mengaku tidak menargetkan waktu untuk pembicaraan koalisi dengan Gerindra. Namun ia mengatakan hal itu akan diputuskan segera dikarenakan waktu yang cukup pendek menjelang pendaftaran calon presiden dan wakil presiden ke KPU.

"Kalau jodoh pasti ketemu," tuturnya.

Selain itu, Anis mengatakan pihaknya terus memantau dinamika politik yang berkembang. Mengingat Partai Demokrat juga mewacanakan poros keempat yang menjadi alternatif dalam pilpres 2014.

Rekomendasi Untuk Anda

"Politik bisa terus berubah," ujar Anis.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas