Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Status Capres Ical Dipastikan di Rapimnas

Baik Prabowo mau pun Jokowi, berdasarkan hasil survei diketahui memiliki elektabilitas jauh lebih tinggi dari Ical

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Status Capres Ical Dipastikan di Rapimnas
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie bersama fungsionaris Partai Golkar melakukan jumpa pers dengan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Puan Maharani dan Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, di kediaman Ketua PDIP, Megawati Soekarnoputri, Jakarta Pusat, Kamis (15/5/2014). Pertemuan ini dalam rangka menjajaki kerjasama Golkar dengan PDIP untuk koalisi pada Pilpres Juli mendatang. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, menegaskan bahwa arah politik Partai Golkar akan diputuskan pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang akan digelar pada 18 Mei mendatang. Sebelum itu kata dia Partai Golkar tidak memutuskan apa-apa.

Kepada wartawan di kediaman mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/5/2014), Idrus mengatakan bahwa di Rapimnas itu juga kata dia akan dipastikan status calon presiden (Capres) Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau Ical.

"Rapimnas lah yang menetapkan kepastian (status capres Ical). Partai Golkar itu partai besar, taat azas, bukan partai kerumunan. Kalau tiba-tiba ada berubah, itu (partai) kerumunan," katanya.

Ical diketahui sudah menyambangi sejumlah petinggi partai, mulai dari calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Sukarnoputri, hingga calon presiden, PDIP, Joko Widodo (Jokowi).

Baik Prabowo mau pun Jokowi, berdasarkan hasil survei diketahui memiliki elektabilitas jauh lebih tinggi dari Ical. Oleh karena itu jika Partai Golkar berkoalisi dengan Partai Gerindra maupun PDIP, Ical harus menanggalkan status capresnya menjadi calon wakil presiden (cawapres). Menurut Idrus sejauh ini tidak ada pembicaraan soal Ical sebagai calon wakil presiden.

"Kita tidak membicaralan itu (cawapres), ARB (red. Ical) juga tidak membicarakan itu, ARB menyerahkan semuanya ke keputusan Rapimnas," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas