Tribun

Calon Presiden 2014

Pengamat: Golkar Penentu Kemenangan Prabowo-Hatta

ARB telah mengubah posisinya sebagai king maker, dan itu sangat tepat dan rasional

Penulis: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pengamat: Golkar Penentu Kemenangan Prabowo-Hatta
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pasangan Bakal Capres dan Cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa saat mendaftar di kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2014). Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menjadi pasangan keduay ang mendaftar untuk mengikuti Pilpres pada 9 Juli 2014. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur IndoStrategi, Andar Nubowo, menilai langkah Ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) di penghujung waktu (injury time) untuk bergabung dan mendukung pasangan Prabowo-Hatta Rajasa justru sangat menentukan bagi peningkatan elektabilitas pasangan ini dan bukan tidak mungkin menjadi faktor utama bagi kemenangan Prabowo-Hatta.

“ARB telah mengubah posisinya sebagai king maker, dan itu sangat tepat dan rasional, Ini menunjukkan jiwa besar dia sebagai pemimpin politik. Mandat yang diberikan Rapimnas Golkar pada ARB dimanfaatkan secara tepat dan menguntungkan bagi Golkar dan pasangan Prabowo-Hatta,” ujar Andar, di Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Andar mengatakan, keputusan menjadi king maker dan pilihan dukungan pada Prabowo-Hatta adalah paling realistis. Di samping itu, dari sisi platform partai, antara Golkar dan Gerindra relatif sama. Begitu juga hubungan pribadi antara ARB dan Prabowo, juga dengan cawapres Hatta Rajasa, sudah kenal baik, jadi ada senyawa kimia yang sama.

Menurut kandidat doktor bidang politik dari Prancis ini, dengan suara yang didapat dari pemilu legislatif lalu sebesar 14,75 persen atau sekitar 18,5 juta suara, adalah modal besar bagi posisi tawar ARB dan Golkar pada Prabowo-Hatta. Dengan modal ini dan kursi parlemen sebanyak 96 kursi maka Golkar akan sangat mewarnai koalisi dalam pasangan Prabowo-Hatta.

“Ini sangat menarik, meski paling akhir mendukung, Golkar dan ARB membawa modal suara sangat besar, bahkan yang paling besar diantara semua partai pendukung pasangan Prabowo-Hatta," kata Andar.

Dari sisi lain, Andar mengatakan, basis dukungan Golkar yang kuat di pelosok daerah, begitu juga basis dukungan Gerindra, PKS, PAN, dan PBB, harus didayagunakan untuk mendukung dan memenangkan pasangan Prabowo-Hatta.

“Istilah saya, mesin politik partai pendukung harus digerakkan dan diarahkan untuk memenangkan Prabowo –Hatta. Sebaliknya jika mesin politik tidak jalan, apalagi macet, maka kekuatan figur Jokowi-Jusuf Kalla yang akan menang, sebab dalam banyak survei, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla sangat tinggi elektabilitasnya,” kata Andar.

Karena itu Andar mengingatkan pasangan Prabowo-Hatta jangan terlena dengan banyaknya partai yang tergabung dalam koalisi. Sebab pilpres berbeda dengan pemilu legislatif.

“Dalam pilpres, kapasitas dan elektabilitas figur pegang peranan. Tapi jika mesin politik jalan dan bagus, dia akan sangat mendukung kemenangan pasangan capres-cawapres,” katanya.

Wiki Terkait

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas