Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi-JK Tak Akan Jadikan Tempat Ibadah Untuk Kampanye

Jokowi-JK tidak pernah berpikir untuk menjadikan Masjid sebagai tempat kampanye.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Jokowi-JK Tak Akan Jadikan Tempat Ibadah Untuk Kampanye
Warta Kota/henry lopulalan
Bakal Capres-Cawapres PDI-Perjuangan Joko Widodo (kiri) dan Jusuf Kalla (kanan) mendeklarasikan sebagai pasangan calon Presiden dan Cawapres di Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/5/2014). Pasangan Jokowi - Jusuf Kalla itu diusung empat partai yaitu PDI-Perjuangan, NasDem, PKB, dan Hanura. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Abdul Kadir Karding, juru bicara Pasangan capres dan cawapres dengan nomor urut dua Joko Widodo-Mohammad Jusuf Kalla, menilai masjid smerupakan tempat yang suci, terhormat, dan sumber energi kebaikan untuk kemaslahatan umat.

"Jokowi-JK tidak pernah berpikir untuk menjadikan Masjid sebagai tempat kampanye. Mereka yang menggunakan tempat ibadah sebagai tempat penyiaran berita-berita yang tidak berdasarkan fakta, bahkan cenderung fitnah, justru telah menodai tenpat suci itu," kata Karding, Senin (2/6/2014).

Dirinya menyebutkan, meskipun JK sebagi Ketua Dewan Masjid Indonesia, namun sikap kenegarawanan JK justru melarang masjid dijadikan ajang penggalangan dukungan.

"Marilah kita bersama sama jaga tempat-tempat ibadah dengan seluruh penghormatan kita sebagai tempat suci dan tidak disalahgunakan. Tim Kampanye JKW-JK tidak pernah memiliki niat sekecil apapun untuk menempatkan intel di tempat-tempat ibadah, karena itu bukan watak kami dan bukan mental kami. 'Nginteli' adalah watak dan warisan orde baru," jelasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas