Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK Beri Teladan Usai Debat Sengit

"Pasangan Prabowo-Hattaa dan Jokowi-JK telah memberi teladan bagi publik bahwa persaingan sesengit apapun tidak boleh melupakan persaudaraan."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK Beri Teladan Usai Debat Sengit
Warta Kota/henry lopulalan
DEBAT CAPRES-CAWAPRES 2014 - Kandidat capres dan cawapres no 1 Prabowo- Hatta (kiri) dan kadidat capres dan cawapres No 2 Jokowi-JK (kanan) dalam debat capres-cawapres yang berlangsung di Balai Sarbini di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (9/6/2014). Acara debat yang pertama dari lima debat ini bagian untuk menuju RI-1 dan RI-2 pencoblosan pada 9 Juni 2014 mendatang. Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Serihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Debat calon presiden dan wakil presiden tahap pertama yang berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (9/6/2014) sudah lewat. Masing-masing pasangan baik Prabowo-Hatta atau Jokowi-JK menuai pujian, kritik, bahkan menjurus cacian.

Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi menilai debat yang diperlihatkan kedua pasangan capres dan cawapres harus diapresiasi publik. Kendati kedua pasangan ini bersaing sengit, namun mereka menutup debat dengan salam, dan senyum.

"Pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK telah memberi teladan bagi publik bahwa persaingan sesengit apapun tidak boleh melupakan persaudaraan dan tekad untuk membangun NKRI," ungkap Ari saat dihubungi Tribunnews.com di Jakarta, Selasa (10/6/2014).

Ari menilai, jalannya debat yang mengangkat tema, 'Pembangunan demokrasi, pemerintahan yang bersih dan penegakan hukum,' sangat ketat.  Masing-masing pasangan mengelaborasi gagasan dan rencana kerja kelak terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.

Dari sisi gaya, kata Ari, Prabowo tetap mengandalkan sisi retorikanya yang sudah menjadi ciri khasnya selama ini. Ia jatuh pada gagasan besar. Jokowi berbeda. Dengan tenang, bisa menjelaskan masalah-masalah teknis pemerintahan dengan bahasa keseharian yang mudah dimengerti publik.

"Prabowo terlihat gugup dan sedikit terpancing emosinya ketika JK menanyakan masalah pelanggaran HAM. Untungnya Hatta mampu menutupi kekurangan Prabowo. Demikian juga JK, rentang pengalamannya yang panjang di dunia usaha dan birokrasi menjadikan pasangan Jokowi-JK lebih unggul dalam debat seri pertama ini," paparnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas