Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Calon Presiden 2014

Ruhut Minta Ketua Fraksi Demokrat Jangan Banyak Omong

"Aku enggak mau meladeni yang kelas dia. Cukup bilang gini saja, 'Bu kata Ruhut, enggak usah banyak cakap, nanti digas lagi sama Ruhut seperti dulu."

Ruhut Minta Ketua Fraksi Demokrat Jangan Banyak Omong
TRIBUN/DANY PERMANA
Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul (berbaju biru) usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Rabu (12/3/2014). Ruhut diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Anas Urbaningrum terkait dugaan korupsi proyek Hambalang. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ruhut Sitompul tak gentar dengan ancaman pemecatan oleh Fraksi Demokrat. Ketua Fraksi Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengancam memberhentikan Ruhut karena mendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Coba yang lain di kubu Jokowi suruh mundur. Mak Lampir jangan banyak omong. Salam dua jari," ujar Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (23/6/2014).

Ruhut tidak akan melayani ancaman Nurhayati. Apalagi mengenai kebenaran ia bertemu dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk meminta izin memberikan dukungannya kepada Jokowi.

"Aku enggak mau meladeni yang kelas dia. Cukup bilang gini saja, 'Bu kata Ruhut, enggak usah banyak cakap, nanti digas lagi sama Ruhut seperti dulu selesai," sambung Ruhut.

Ruhut dituding berbohong telah bertemu Presiden SBY karena sedang menjalani kunjungan kerja ke Fiji. "Dia enggak mengerti jadwal. Pak SBY main golf enggak beberapa hari yang lalu, Ruhut ketemu enggak? Sudah deh. Pendeknya, jangan banyak bacot," tegas Ruhut.

Ikuti kami di
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Y Gustaman
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas