Tribun

Calon Presiden 2014

HMI Minta Capres Tak Korbankan Stabilitas Nasional

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) meminta kepada Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla bukan hanya mengganti pemerintahan SBY-Boediono.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Sugiyarto
HMI Minta Capres Tak Korbankan Stabilitas Nasional
TRIBUN/DANY PERMANA
Calon Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto didampingi Calon Wakil Presiden masing-masing, Hatta Rajasa, serta Jusuf Kalla usai melakukan debat di Hotel Gran Melia, Jakarta, Minggu (15/6/2014). Debat Capres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum tersebut merupakan rangkaian menuju proses Pilpres yang akan digelar 9 Juli mendatang. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) meminta kepada Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla bukan hanya mengganti pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono.

Namun, kedua calon pemimpin bangsa itu juga harus menentukan jalan yang akan ditempuh Indonesia ke depan.

"Pilpres tidak boleh mengorbankan stabilitas nasional dan kemajemukan bangsa," kata Ketua Umum HMI M Arief Rosyid Hasan di markas HMI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/6/2014).

Arief menambahkan Indonesia ke depan akan mengalami bonus demografi berupa peningkatan angkatan muda produktif. Untuk itu, Bangsa Indonesia akan ditentukan oleh kemampuan pemerintah untuk menjaga keharmonisan sosial.

"Maka dari itu kami meminta kepada capres dan cawapres berkomitmen untuk menyelamatkan demokrasi, ekonomi, dan mengutamakan pemuda," katanya.

Mengenai siapa calon yang tepat, HMI tidak ingin berkubu-kubuan. Pasalnya, kedua capres dan cawapres memiliki nilai positif dan negatif masing-masing.

"Jusuf Kalla dan Hatta Rajasa sama-sama bekas HMI dan mereka berdua memiliki peran penting di HMI," tuturnya.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas