Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Prabowo: Kekayaan Indonesia Harus untuk Rakyat Indonesia

Perjuangan kami koalisi merah putih akan mengamankan kekayaan Indonesia untuk masa depan rakyat Indonesia.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Prabowo: Kekayaan Indonesia Harus untuk Rakyat Indonesia
Warta Kota/henry lopulalan
VERIFIKASI HARTA KEKAYAAN - Capres nomor urut satu, Prabowo Subianto menyusul calon wakilnya Hatta Rajasa yang masuk lebih duluan untuk memberi keterangan pada wartawan tentang verifikasi harta kekayaan pasangan tersebut di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/6). Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, MAJALENGKA - Dalam orasinya di Gelanggang Generasi Muda (GGM), Majalengka, Jawa Barat, Jumat (27/6/2014), calon presiden Prabowo Subianto menjabarkan banyaknya kekayaan alam Indonesia yang hilang mengalir ke luar negeri.

Dirinya menyebut Indonesia kaya dengan sumber daya alam melimpah namun tidak dirasakan oleh seluruh rakyat bangsa ini.

"Perjuangan kami koalisi merah putih akan mengamankan kekayaan Indonesia untuk masa depan rakyat Indonesia. Kekayaan Indonesia harus harus untuk seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu menuturkan, seluruh rakyat Indonesia harus mendapatkan keadilan, keadilan bukan hanya untuk mereka yang kaya saja.

Menurutnya, dengan adanya keadilan, anak muda Indonesia bisa punya pekerjaan, ibu-ibu menjadi tentram dan para bapak-bapak pulang bekerja rasakan suasana aman.

"Itu perjuangan kami berikan keadilan untuk rakyat. Biar semua bisa tersenyum," katanya.

Ketua Dewan Pembina Gerindra itu juga berkomitmen untuk memberantas para koruptor jika diberikan mandat oleh rakyat. Dirinya pun juga berjanji akan menaikkan penghasilan masyarakat Indonesia dari nilai yang ada saat ini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita perbaiki gaji guru, perbaiki gaji perawat, perbaiki gaji bidan dan lainnya. Kita akan alirkan dana dari kota ke desa, bukan dari desa alirkan ke kota," ujarnya.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas