Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Survei IRC: Debat Capres dan Cawapres Jadi Panduan Siapa yang Dipilih

Mayoritas pemilih merasa terbantu memantapkan pilihan, sebagian kecil membuat pemilih mengalihkan pemilihnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Survei IRC: Debat Capres dan Cawapres Jadi Panduan Siapa yang Dipilih
Warta Kota/henry lopulalan
DEBAT CAWAPRES - Kandidat wakil presiden no I, Hatta Rajasa dan Kandidat Wakil Presiden no2, Jusuf Kalla dalam debat dengan mederator Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada Bidang Kerja Sama, Dwikorita Karnawati. dengan tema Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek)` di hotel Bidakara, Pncoran, Jakarta Selatan, Minggu(29/6/2014) Selain memaparkan visi misi, keduanya bakal adu gagasan dan argumentasi di panggung Debat - Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemilihan presiden yang hanya diikuti dua pasang kandidat membuat suasana perebutan pengaruh dan simpati rakyat sudah panas sejak awal. Masing-masing kandidat berupaya dengan mengadu program dan tak jarang juga saling serang.

Manager Indonesia Research Center (IRC) Yunita Mandolang menyebutkan, debat antar capres dan cawapres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) membantu pemilih calon untuk dapat menentukan pilihannya.

"Mayoritas pemilih merasa terbantu memantapkan pilihan, sebagian kecil membuat pemilih mengalihkan pemilihnya," kata Yunita di Eatology Cafe Jl. Haji Agus Salim, Jakarta Pusat, Senin (30/6/2014) sore.

Yunita mengatakan, dari 1200 sampel yang diwawancara dengan metode multistage random sampling, sekitar 76 persen menyatakan acara debat capres menentukan pilihan. Sekitar 32 persen diantaranya mengaku sangat terbantu.

"Ternyata debat membuat orang jadi panduan, karena itu pemilih bisa melihat sendiri calon yang akan dipilih. Karena calon mengucapkan apa yang menjadi visi misinya, bukan dari pemberitaan," ujarnya.

Dengan ambang kesalahan kurang lebih 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen, survei tersebut dilakukan pada tanggal 14 sampai 20 Juni 2014.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas