Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Panwaslu Pinrang Rekomendasikan KPU Cekal Surat Prabowo ke Para Guru

Panwaslu) Pinrang, merekomendasikan KPU Pinrang, untuk mencekal ribuan surat calon Presiden RI Prabowo, yang dialamatkan ke sejumlah kepala sekolah.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Panwaslu Pinrang Rekomendasikan KPU Cekal Surat Prabowo ke Para Guru
TRIBUN TIMUR/ AHWAN ALI
Sejumlah pegawai PT Pos, Kabupaten Pinrang, saat menyusun ribuan suarat dari Calon Presiden RI Prabowo Subianto. Panwaslu Pinrang, meminta agar KPU mencekal surat tersebut, karena melanggar aturan administrasi.(ali) 
TRIBUNNEWS.COM, PINRANG -- Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Pinrang, merekomendasikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pinrang, untuk mencekal ribuan surat calon Presiden RI Prabowo, yang dialamatkan ke sejumlah kepala sekolah.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Panwaslu Pinrang, Ruslan Wadud, saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Rabu (2/7).

" Kalau tidak malam ini, atau besok pagi, kami akan mengeluarkan rekomendasi untuk KPU, agar mencekal ribuan surat yang akan ditujukan kepada kepala sekolah. Ini juga hasil konsultasi kami dengan bawaslu Sulsel," kata Ruslan Wadud.

Menurut Ruslan, rekomendasi tersebut dikeluarkannya, setelah mempelajari isi surat tersebut. Dan hasilnya, mengandung indikasi pelanggaran secara administrasi.

" Sudah ada dua surat kami ambil sebagai contoh. Intinya, surat itu sudah mengadung nilai pelanggaran secara administrasi, makanya kami hanya merokemendasikan ke KPU," kata Ruslan.

Sebelumnya, Selasa, ribuan surat pribadi calon presiden Prabowo Subianto, tertahan di kantor  PT. Pos, Kabupaten Pinrang.

Kepala Kantor PT. Pos Kabupaten Pinrang Sri Agung, yang dikonfirmasi mengatakan bahwa, total surat yang diterimanya sekitar 2.048.

“ Dari data oleh sang pengirim, di Kabupaten Pinrang ini tercatat sekira 2.048 surat Prabowo. Yang telah kita bagi sekira 1.000 surat.  Namu ini semecam surat biasa, jadi penerima tidak perlu, bertanda tangan menerima, “ kata Sri Agung.

Meski demikian, Sri Agung mengaku tetap akan mengirimkan surat surat tersebut kepada tujuan, meski saat ini masih dalam suasana pemilihan presiden,“ Intinya kita Pihak Pos, hanya menerima dan mengatar saja, “ ungkapnya.

Terpisah, Ketua KPU Pinrang, Masnyur Hendrik, belum berhasil dikonfirmasi terkait keberadaan ribuan surat pendiri Partai Gerindra tersebut, meski sudah berulang kali dihubungi telepon selularnya.(ali)I Prabowo Subianto. Panwaslu Pinrang, meminta agar KPU mencekal surat tersebut, karena melanggar aturan administrasi.(ali)
Sumber: Tribun Timur
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas