Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

JK Akui Dirinya Punya Karakter Suka Mendamaikan

"Dulu kan semua konflik yang terjadi saya damaikan," ujar Jusuf Kalla usai menghadiri Istigosah yang digelar di Parkir Timur Senayan, Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in JK Akui Dirinya Punya Karakter Suka Mendamaikan
Warta Kota/henry lopulalan
Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut dua, Joko Widodo (kiri) dan Jusuf Kalla (kanan) saat memberikan keterangan pers di Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/7/2014). Dalam kesempatan tersebut, Jokowi-JK memaparkan sembilan program nyata di antaranya adalah meningkatkan kesejahteraan PNS, TNI, dan Polri, mengalokasikan dana untuk desa dan menurunkan tingkat pengangguran. (Warta Kata/Henry Lopulalan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 2, Jusuf Kalla (JK) membenarkan dirinya memiliki karakter yang mampu memberikan solusi sehingga tercipta kata damai antara dua kubu yang bersengketa.

"Dulu kan semua konflik yang terjadi saya damaikan," ujar Jusuf Kalla usai menghadiri Istigosah yang digelar di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Kamis (4/7/2014).

Mantan wakil presiden RI periode tahun 2004 hingga 2009 ini mencontohkan banyak konflik yang ia selesaikan ketika menjabat, seperti konflik di Kalimantan, Poso dan yang prestasinya mendamaikan konflik antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan pihak Indonesia.

"Contohnya waktu (konflik) Poso, Ambon, Kalimantan, Aceh," tutur pria asal Makassar ini.

Seperti diketahui, Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia (UI), Fakultas Psikologi Unpad, Ikatan Psikologi Sosial dan Ikatan Psikologi Klinis kemarin merilis karakter dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilihan Presiden 2014.

Dalam survei itu, diketahui sosok JK memiliki karakter berani, tegas dan cepat. Sesuai analisa, karakter JK memiliki motivasi berprestasi dan berkuasa yang relatif lebih tinggi. Karena mampu melihat permasalahan lebih komprehensif.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas