Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Megawati Minta Semua Warga Kawal Perhitungan

Menurutnya, masyarakat yang belum menentukan sikap jangan merasa ragu datang ke TPS hanya dengan menggunakan KTP

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Megawati Minta Semua Warga Kawal Perhitungan
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Perjuangan, Megawati Sukarno Putri tiba di Panti Marhaenis di Semarang, Jateng, Kamis (3/7/2014). Kedatangan Megawati ke Semarang untuk menggelar rapat siaga satu jelang pemilihan capres dan cawapres. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ahmad Sabran

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Usai memberikan hak pilihnya, Rabu (9/7/2014) Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengimbau semua warga untuk ikut mengawal perhitungan suara. Ia juga meminta semua warga menggunakan hak pilihnya dalam Pilpres kali ini.

"Marilah secara demokratis kita menentukan untuk mendapatkan pemimpin yang akan menjadi Presiden RI, saya mendengar masih terjadi kecurangan dimana mana, kita yang punya hak, wajib mengamati, apakah suara kita dihitung dengan baik atau tidak dimanipulasi," ujarnya usai mencoblos.

Megawati mengatakan, tahapan Pemilu adalah lembaran baru. Menurutnya, masyarakat yang belum menentukan sikap jangan merasa ragu datang ke TPS hanya dengan menggunakan KTP.

"Hak memilih jauh lebih berharga dari masalah teknis seperti jam pemilihan, atau kertas suara. Saya ucapkan terima kasih kepada warga yang mempergunakan haknya. Kita berharap pesta demokrasi ini jangan ada yang menodai," tuturnya.

Ia mengimbau seluruh penyelenggara, baik di TPS maupun di pusat yang menggunakan teknologi informasi menjalankan tugasnya dengan baik. Agar pada penghitungan akhir tidak terjadi manipulasi seperti waktu lalu.

"Masyarakat lah yang harus berbondong-bondong ikut menghitung sampai kelurahan, kecamatan, Kota, Provinsi, sampai tingkat pusat. Karena biasanya terjadi manipulasi. Saya sudah bertahun-tahun ikut pemilu. Saya harap tahun ini diikuti seluruh masyarakat, Karena di luar negeri saja antusiasme luar biasa. Sudah seharusnya di dalam negeri juga seperti itu. Siapapun harus menjaga ketenangan dan kawal pemilu yang Demokratis," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas