Tribun

Calon Presiden 2014

Pengamat: Rekonsiliasi Jokowi Persis Obama Saat Menang Pemilu AS

Jokowi membawa tradisi demokrasi baru yang benar-benar berbasis pada idealisme untuk membangun bangsa dan negara.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Rendy Sadikin
Pengamat: Rekonsiliasi Jokowi Persis Obama Saat Menang Pemilu AS
Kompas
alon presiden nomor urut 2, Joko Widodo mengunjungi kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Banten di Kota Serang, Banten, Rabu (16/7/2014). Menurut hasil hitung cepat Kompas pada Pemilu Presiden 2014, pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla unggul dengan perolehan suara 52,34 persen. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sikap calon presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melaksanakan rekonsiliasi dengan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dinilai sebagai sikap seorang negarawan sejati.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Boni Hargens menilai Jokowi membawa tradisi demokrasi baru yang benar-benar berbasis pada idealisme untuk membangun bangsa dan negara.

Bukan Sekedar mengejar kekuasaan dengan melakukan rekonsiliasi dengan Prabowo-Hatta. Bahkan Boni melihat sikap yang ditunjukkan Jokowi, mirip dengan langkah ketika pertama kali Barack Obama menang pemilu Amerika Serikat pada tahun 2008 lalu.

"Itu sikap negarawan sejati. Jokowi benar-benar membawa tradisi demokrasi baru. Yang benar-benar berbasis pada idealisme untuk membangun bangsa dan negara, bukan sekedar permainan kekuasaan," ungkap Boni di Jakarta, Kamis (17/7/2014).

"Langkah Jokowi persis Obama ketika pertama kali menang di tahun 2008, mengapresiasi dan memberi penghargaan terhadap lawan politiknya," tutur Boni.

Menurut dia, langkah Jokowi melakukan rekonsiliasi memulihkan lagi optimisme publik terhadap politik. Karena, imbuhnya, politik yang tadinya hanya perang posisi dan kepentingan, kini dijadikan perang gagasan dan benar-benar milik rakyat.

"Jokowi mengembalikan politik pada rakyat sebagai pemilik kekuasaan, dengan menempatkan kepentingan rakyat sebagai sentrum dari seluruh pertimbangan politik," jelasnya.

Sebelumnya Jokowi menegaskan bahwa persatuan serta kesatuan Indonesia tak dapat ditukar dengan apa pun. Demi itu, Jokowi akan melaksanakan rekonsiliasi dengan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Ya apa namanyalah, istilahnya rekonsiliasi, ya kita harus menjaga semangat persatuan dan kesatuan," ujar Jokowi di kantor tim pemenangan di Jalan Subang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2014) siang.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas