Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Wakil Ketua Komisi I : 22 Juli Jangan Ada yang Kerahkan Massa

Wakil Ketua Komisi I DPR Ramadhan Pohan meminta kedua kubu pasangan calon presiden-wakil presiden tidak melakukan pengerahan massa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi
Memuat video…

 
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak pihak mengkhawatirkan adanya kericuhan saat pengumuman rekapitulasi suara oleh KPU tanggal 22 Juli 2014. Wakil Ketua Komisi I DPR Ramadhan Pohan meminta kedua kubu pasangan calon presiden-wakil presiden tidak melakukan pengerahan massa.

"Jangan ada pengerahan massa. Kedua kubu sudah tegaskan itu. Jika antidamai dan hanya merusuh, Polri dan TNI pasti tegas. Panglima TNI tak akan main-main," kata Pohan ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Minggu (20/7/2014).

"Jangan hanya gara-gara segelintir perusuh, koyak-koyak NKRI ini. Lebih baik menciduk perusuh beronar-ria daripada hancur negeri ini," tambahnya.

Pohan mengatakan rakyat dan DPR telah mempercayakan keamanan kepada Polri yang dibantu oleh TNI. Panglima TNI Jenderal Moeldoko, kata Pohan sudah sangat tegas, lanjutkan.

"Saat ini saja, pra 22 Juli, jika Panglima TNI tidak tegas statemen nya, mungkin hari ini sudah banyak yang coba-coba merusuh," kata Politisi Demokrat itu.

Pohan pun mengapresiasi kinerja TNI dan Polisi dalam menjaga keamanan saat pemilihan presiden.

Rekomendasi Untuk Anda

"Keep up the good work, hingga transisi pemerintahan 20 Oktober," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas