Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pansus Pilpres Diusung karena Prabowo-Hatta Sudah Tahu akan Kalah di MK

Pansus Pilpres menurutnya tidak akan bisa mengubah hasil yang ditetapkan MK maupun KPU

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pansus Pilpres Diusung karena Prabowo-Hatta Sudah Tahu akan Kalah di MK
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Calon Presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto dan nomor urut 2 Joko Widodo bersalaman usai debat capres 2014 putaran ketiga, di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/6/2014). Debat capres kali ini mengangkat tema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jerry Sumampouw rencana kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengusung Pansus Pilpres karena mereka sudah merasa akan kalah bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Saya menduga pasangan Prabowo - Hatta yakin di MK pasti kalah, oleh karena itu mereka mengusung wacana Pansus," katanya di Rumah Makan Dapur Selera, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (4/8/2014).

Pansus Pilpres menurutnya tidak akan bisa mengubah hasil yang ditetapkan MK maupun KPU. Dengan kata lain bila MK memutuskan Jokowi - JK sebagai pemenang Pilpres, maka Pansus Pilpres tidak akan mungkin mengubah hasilnya. Oleh karena itu ia menganggap pengusungan wacana tersebut sebagai suatu hal yang sia-sia.

"Saya melihat ini sebagai bagian dari upaya mendelegitimasi KPU, sampai wacana Pansus diusung,"ujarnya.

Ia juga menyebutkan Pansus Pilpres adalah sebuah pemborosan uang rakyat, karena tentunya DPR harus mengalokasikan anggaran khusus bila Pansus disetujui untuk dibentuk. Jerry juga mengimbau apapun pilihan rakyat terkait pilpres harus diterima oleh semua pihak.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas