Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Khofifah: Ancaman Taufik Tak Mengubah Hasil Pilpres 2014

"Soal ancaman itu tidak pantas dilakukan siapapun yang tidak puas terhadap hasil proses demokrasi," ujar Khofifah saat dihubungi Tribunnews.com.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Khofifah: Ancaman Taufik Tak Mengubah Hasil Pilpres 2014
Muhammad Zulfikar/Tribun Jakarta
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M Taufik (paling kanan). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Jokowi-JK Khofifah Indar Parawansa menyayangkan ancaman yang dilayangkan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik. Ia mengancam akan menangkap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Malik.

Khofifah menilai KPU sudah melaksanakan seluruh tahapan proses Pilpres 2014 sudah selesai dengan penetapan pasangan Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden terpilih pada 22 Juli lalu. Menurutnya, ancaman Taufik tak akan mengubah keadaan.

"Soal ancaman itu tidak pantas dilakukan siapapun yang tidak puas terhadap hasil proses demokrasi," ujar Khofifah saat dihubungi Tribunnews.com di Jakarta, Senin (11/8/2014). Apalagi, mekanisme pemilu dipublikasikan secara terbuka dengan proses pengawasan berjenjang.

"Jika masih ditemukan kejanggalan atas penyelenggaraan pemilu, ada mekanisme lain yang bisa ditempuh. Jadi, mari kita berdemokrasi dengan mematuhi konstitusi dan peraturan perundang-undangan, jangan melalui cara bernada ancaman dan kekerasan," imbuhnya.

Ia berpendapat langkah Komisoner KPU Hadar Nafis Gumay melaporkan ancaman Taufik terhadap Husni kepada pihak kepolisian penting untuk menjaga demokrasi di Indonesia.

"Dan Polri sebaiknya segera menindaklanjuti laporan pihak yang mendapat ancaman, agar tidak mengarah kepada demoralisasi terhadap mekanisme demokrasi sekarang dan yang akan datang," imbuh Khofifah.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas