Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tanggapan Prabowo-Hatta Terkait Bupati Dogoyai Imingi Warga

Menurut Maqdir, ucapan bupati tersebut tidak perlu dipermasalahkan karena tidak berdampak pada hasil rekapitulasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNWES.COM, JAKARTA - Maqdir Ismail, tim hukum Prabowo-Hatta, mengatakan tidak  masalah ada bupati di Kabupaten Dogiay memaksa warga memberikan suara kepada pasangan Prabowo dengan iming-iming uang.

Menurut Maqdir, ucapan bupati tersebut tidak perlu dipermasalahkan karena tidak berdampak pada hasil rekapitulasi.

"Bupati itu mengatakan setelah mau rekapitulasi. Tadi ditanya oleh hakim apakah rekapitulasi bisa diterima bupati? 'Tidak'. Itu tak ada urusannya dengan mengubah (perolehan) suara," ujar Maqdir saa ditemui jeda sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di ruang sidang utama Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Sebelumnya, Didi Musdogomo, Ketua KPU Dogiyai Provinsi Papua mengungkapkan bupati setempat sempat memaksa warga untuk memberikan suaranya kepada pasangan Prabowo-Hatta dengan imbalan uang.

"Seorang bupati memaksa agar rakyat Dogiyai di aula pemerintah agar apabila suara dikasih kepada Prabowo ada uang. Jadi kalau suara tidak dikasih ke Prabowo tidak ada uang. Masyarakat marah karena di dalam itu perkataan bupati ada muatan," ujar Didi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas