Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Teka-teki Pertemuan Jusuf Kalla- Suharso Manoarfa-Yusril Ihza Mahendra

Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK), disambangi dua orang politisi Jumat (29/8/2014), di kediamannya di Jalan Brawijaya nomor 6,Jakarta Selatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Teka-teki Pertemuan Jusuf Kalla- Suharso Manoarfa-Yusril Ihza Mahendra
Tribunnews.com/ budi prasetyo
Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla saat menandatangani bajaj yang digunakan saat ke KPU dengan plat nomor B 2062 DE dilakukan di halaman rumah Jusuf Kalla dengan disaksikan Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat..Jumat (29/8/2014) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK), disambangi dua orang politisi  Jumat (29/8/2014), di kediamannya di Jalan Brawijaya nomor 6,  Jakarta Selatan. Dua orang itu adalah Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan, Suharso Monoarfa, dan Ketua majelis Syuro Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra.

Suharso dan Yusril yang datang di saat yang berbeda itu, merupakan kader partai yang mendukung pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa. Namun saat ditanya wartawan keduanya hanya menjawab singkat, dan mengatakan kedatangannya tidak berkaitan dengan politik.

JK kepada wartawan di kantor Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2014), mengatakan bahwa baik Suharso maupun Yusril, merupakan sahabatnya sejak lama. Kedatangan keduanya adalah untuk bersilaturahmi.

"Ini kan silaturahim dengan teman-teman semua," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pertemuannya dengan Suharso dan Yusril, sama sekali tidak membicarakan soal politik. JK juga mengaku tidak membicarakan tentang wacana dukungan partai berlambang Ka'bah itu diparlemen.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa dalam pertemuan tersebut, ia membicarakan hal-hal yang biasa dibicarakan antara dua orang teman baik. Namun ia enggan menjelaskan isi pembicaraan itu.

"Masa pembicaraan antara teman harus diceritakan juga," tandasnya. (NURMULIA REKSO PURNOMO).

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas