E-Sport Pendidikan Pertama di Indonesia Kembali Digelar!
Ganesha Operation kembali menggelar The Champion Race 2025, ajang kompetisi antar siswa yang menggabungkan atmosfer turnamen game
Editor:
Tiara Shelavie
TRIBUNNEWS.COM - Setelah sukses menyelenggarakan kompetisi e-sport pendidikan pertama di Indonesia pada tahun 2024, Ganesha Operation kembali menggelar The Champion Race 2025, ajang kompetisi antar siswa yang menggabungkan atmosfer turnamen game dengan tantangan mengerjakan soal-soal pelajaran.
Konsepnya masih sama seperti tahun lalu, siswa mengerjakan soal secara langsung, dipantau real-time, dan disajikan dengan nuansa pertandingan ala e-sport. Tapi tahun ini, formatnya makin tajam, peserta makin banyak, dan tensinya semakin mendebarkan.
Grand Final The Champion Race 2025 Diselenggarakan di Bandung
Grand final The Champion Race diselenggarakan pada tanggal 28 Juni 2025 oleh Ganesha Operation, bimbingan belajar terbaik dan terbesar di Indonesia, dan dibuka oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
Bertempat di Cornerstone Auditorium, Kota Bandung, ajang ini menjadi sorotan karena menghadirkan warna baru dalam dunia pendidikan, di mana kompetisi pendidikan yang dikemas dengan nuansa turnamen e-sport.
Inilah wujud nyata inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang diperkenalkan oleh GO dengan nama GO E-Sport!
Tidak hanya itu, acara ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak seperti Dr. H. Purwanto, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mewakili Gubernur Jawa Barat yang juga memberi sambuta
Selain itu, hadir juga Drs. Asep Saeful Gufron, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, juga Ketua Umum DPP Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (PLKP) Indonesia, H. Zoelkifli M Adam, S.Pd., M.M.
Kehadiran tokoh-tokoh pendidikan ini menunjukkan besarnya perhatian terhadap inovasi pembelajaran dan pengembangan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, baik di jalur formal maupun nonformal.
Sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Ganesha Operation dalam berinovasi, Pemerintah Kota Bandung menganugerahkan penghargaan Pioneering Future Excellence Award kepada GO.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wali Kota Bandung sebagai pengakuan atas kontribusi GO dalam memajukan pembelajaran berbasis teknologi dan membangun budaya belajar yang relevan dengan generasi masa kini.
The Champion Race menjadi ajang pertama di Indonesia yang menyatukan dua hal yang jarang bersanding yaitu mengerjakan soal dan kompetisi digital dalam format live yang penuh strategi, tekanan waktu, dan atmosfer kompetitif yang menyenangkan.
Para peserta tidak mengerjakan soal di atas kertas, melainkan melalui platform digital GO Expert, aplikasi unggulan milik Ganesha Operation yang dirancang khusus sebagai media belajar modern dan adaptif.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, di tahun 2025 ini siswa dari jenjang SD turut dilibatkan!
Jika sebelumnya hanya terbuka untuk siswa SMP dan SMA, kini kompetisi ini mencakup tiga kategori utama yaitu SD, SMP, dan SMA.
Masing-masing kategori mempertandingkan siswa-siswa terbaik dari seluruh Indonesia yang telah lolos babak penyisihan sebelumnya.
Para Finalis The Champion Race 2025
Setelah melalui tahap seleksi yang diikuti oleh puluhan ribuan siswa Ganesha Operation dari berbagai penjuru Indonesia, akhirnya terpilih 18 finalis terbaik yang berhasil melangkah ke babak Grand Final The Champion Race 2025. Mereka datang langsung ke Kota Bandung untuk bertanding secara langsung.
Berikut para finalis yang berhasil melangkah ke babak grand final:
A. Kategori SD
- Alexia Mahayani Putri H – SD Insan Mandiri
- Auryn Nityasa Yumna – SDN Bantul Manunggal
- Vrizka Puteri Trijaya Faizal – SD Al Azhar 13 Rawamangun
- Ararya Hangga Dwi Putra – MIN 3 Kediri
- Prima Prayata Majid – SD Pertiwi 2 Padang
- Muhammad Nur Fallah Faizi – MI Jamiyyatul Qurra
Hasil akhirnya, Ararya Hangga Dwi Putra dari MIN 3 Kediri, Kediri, berhasil merebut gelar juara pertama di kategori SD.
Di posisi kedua ada Alexia Mahayani Putri H dari SD Insan Mandiri dari Bali, disusul oleh Vrizka Puteri Trijaya Faizal dari SD Al Azhar 13 Rawamangun di posisi ketiga.
B. Kategori SMP
- Wirahadi Putra Putu – SMPN 1 Ubud
- Daffa Zhafran Munandar – SMPN 4 Cimahi
- Evelyn Shonaya – SMPN 4 Kota Bengkulu
- Azka Fakhry Susanto – SMPN 1 Kota Blitar
- Muh Fadhil Khozainulloh – SMPN 2 Klaten
- Raffasya Emir Ramadhan – SMPN 11 Pontianak
Pada kategori ini, gelar juara pertama diraih oleh Muh Fadhil Khozainulloh dari SMPN 2 Klaten.
Posisi kedua ditempati oleh Daffa Zhafran Munandar dari SMPN 4 Cimahi, sedangkan Azka Fakhry Susanto dari SMPN 1 Kota Blitar berhasil mengamankan posisi ketiga.
C. Kategori SMA
- Gede Andika Mulyadana – SMAN 4 Denpasar
- M. Wahyu Arliando – SMAN 5 Kota Bengkulu
- Tita Tiara Lumwartono – SMAN 12 Tangerang
- Zsanyra Citra Pamudyanti – SMAN 1 Sukoharjo
- Daffa Rizqillah Akbar Setiyabudi – SMAN 1 Bangkalan
- Essa Bekti Oviandy – SMAN 3 Singkawang
Di tingkat SMA, kompetisi berjalan sangat ketat dan penuh kejutan.
Namun akhirnya, Zsanyra Citra Pamudyanti dari SMAN 1 Sukoharjo keluar sebagai juara pertama.
Ia diikuti oleh Tita Tiara Lumwartono dari SMAN 12 Tangerangdi posisi kedua dan Essa Bekti Oviandy dari SMAN 3 Singkawang di posisi ketiga.
Apa Itu The Champion Race?
Buat yang baru mendengar namanya, The Champion Race adalah sebuah kompetisi pendidikan berbasis teknologi yang dikemas dengan gaya ala turnamen e-sport.
Bukan sekadar kompetisi biasa, peserta akan mengerjakan soal secara real-time melalui aplikasi digital interaktif, GO Expert, yang dikembangkan oleh Ganesha Operation.
Kompetisi ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2024 dan langsung mencuri perhatian publik.
Bahkan, berkat terobosannya tersebut, Ganesha Operation berhasil mencatatkan rekor MURI sebagai “Bimbingan Belajar Pertama yang Menyelenggarakan E-Sport Pendidikan”, sebuah pencapaian yang menjadi tonggak baru dalam dunia pendidikan di Indonesia.
The Champion Race 2025 kembali hadir dengan skala yang lebih besar, peserta yang lebih banyak, dan sistem yang semakin kompetitif.
Tidak tanggung-tanggung, kompetisi ini diikuti oleh puluhan ribu siswa GO dari seluruh Indonesia, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Prosesnya berlangsung dalam tiga tahap utama, yaitu:
A. Penyisihan: Diselenggarakan di masing-masing cabang GO sebagai ajang kualifikasi awal untuk masuk ke babak semi final.
B. Semi Final: Merupakan tahap kompetisi tingkat wilayah. Semi Final dibagi menjadi dua gelombang, dan hanya peserta terbaik dari masing-masing wilayah yang akan melaju ke tahap selanjutnya, yaitu Grand Final.
Menariknya, Semi Final Fase 2 tidak hanya diadakan di cabang GO tertentu, tetapi juga diadakan langsung di sekolah peserta sebagai bentuk dari dukungan dan apresiasi pihak Dinas Pendidikan setempat dan sekolah kepada siswa-siswa terbaiknya.
Salah satunya dialami oleh Gede Andika Mulyadana. Finalis kategori SMA dari Bali ini menjalani fase penentuan Semi Final Fase 2 di sekolahnya sendiri yaitu SMAN 4 Denpasar.
C. Grand Final: Di tahap inilah para finalis dari seluruh wilayah berkumpul di satu titik yaitu di Kota Bandung.
Di sini mereka bertanding secara langsung, mengerjakan soal secara live melalui aplikasi GO Expert, dan memperebutkan gelar juara nasional.
Sementara itu, peserta dibagi ke dalam enam wilayah besar:
- Wilayah Sumatera, Kepri, dan Bangka Belitung
- Wilayah Jawa Barat
- Wilayah Jawa Tengah
- Wilayah Jawa Timur
- Wilayah Bali, Lombok, dan Ambon
- Wilayah Kalimantan dan Sulawesi
Para finalis yang lolos ke Grand Final di Bandung difasilitasi untuk datang bersama anggota keluarga sebagai pendamping.
Sehingga momen ini bukan sekadar jadi ajang bertanding, tetapi juga pengalaman berharga yang bisa dibagikan bersama orang tercinta.
Rasa bangga dapat terlihat dari orang tua dan anggota keluarga saat nama-nama pemenang diteriakkan di Cornerstone Auditorium.
Dengan konsep yang menyenangkan dan teknologi yang mutakhir, The Champion Race membuktikan bahwa belajar dan berkompetisi bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan dan kekinian, tanpa mengurangi esensi pendidikan itu sendiri.
Inovasi Pembelajaran yang Lebih Kompetitif, tapi Menyenangkan
The Champion Race bukan sekadar lomba. Ia adalah perayaan bagi para pelajar yang berhasil mencapai target pengerjaan soal yang ditetapkan oleh Ganesha Operation.
Hal ini membuktikanbahwa belajar bisa se-seru main game bahkan kompetisi pendidikan pun bisa dikemas dengan gaya yang fun, modern, namun tetap menantang.
Melalui penggunaan aplikasi digital seperti GO Expert, Ganesha Operation berhasil membuktikan bahwa teknologi bisa menjadi sahabat dalam proses belajar.
Selama kompetisi berlangsung, peserta tidak hanya ditantang untuk menjawab soal dengan benar, tapi juga dilatih untuk berpikir cepat, fokus di bawah tekanan, dan menjaga strategi.
Semua itu merupakan keterampilan penting yang tidak hanya dibutuhkan saat lomba, tapi juga dalam menghadapi ujian dan tantangan belajar sehari-hari.
Namun bagi siswa GO, konsep seperti ini bukan hal asing. Mereka sudah akrab dengan Konsep The King, yaitu sebuah pendekatan khas Ganesha Operation yang mengajarkan bagaimana cara mengerjakan soal dengan mudah, cepat, dan tepat.
Maka tidak heran jika banyak peserta tampil percaya diri saat menghadapi tantangan The Champion Race.
Ganesha Operation berharap ajang ini dapat menginspirasi lebih banyak siswa untuk memandang belajar sebagai kegiatan yang seru dan penuh tantangan, bukan sesuatu yang membosankan.
Misi besarnya tetap sama yaitu membangun budaya belajar yang kuat dan menyenangkan di kalangan pelajar Indonesia.
Melalui The Champion Race, GO juga ingin membuktikan bahwa GO adalah bimbel tatap muka berbasis teknologi online, yang terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan zaman dan menciptakan pengalaman belajar terbaik bagi siswa di seluruh Indonesia.
Terbukti dengan penghargaan yang diraih dari Pemerintah Kota Bandung sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi GO dalam memajukan pembelajaran berbasis teknologi yang inspiratif dan berdampak luas.
Selamat kepada seluruh finalis dan pemenang The Champion Race 2025! Terus semangat, terus belajar, dan terus jadi juara di bidangmu masing-masing.
Karena di GO, setiap siswa dilatih untuk memiliki daya kompetisi yang kuat agar memiliki kesempatan untuk jadi yang terbaik bukan hanya di ruang kelas, tapi juga di panggung nasional! (*)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.