Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mendikbud Bantah Pendidikan Agama Diganti Program Pengembangan Karakter

Muhadjir mencontohkan, di Kabupaten Siak, Riau, sekolah-sekolah telah bekerjasama dengan Madrasah memberikan pengajaran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Mendikbud Bantah Pendidikan Agama Diganti Program Pengembangan Karakter
TRIBUNNEWS/ADIATMA FAJAR
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai menerapkan program pengembangan karakter (PPK) di beberapa sekolah.

Dalam sistem pengajaran baru tersebut siswa SD sampai SMP diajarkan mengembangkan moral dan budi pekerti mereka.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menegaskan pendidikan agama tetap dipelajari bersama PPK.

Muhadjir mencontohkan, di Kabupaten Siak, Riau, sekolah-sekolah telah bekerjasama dengan Madrasah memberikan pengajaran.

"Setelah selesai (PPK), mereka ada pemberian makanan oleh Pemda. Kemudian diganti oleh ustadz-ustadz untuk pendidikan diniyah," ujar Muhadjir di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Contoh lainnya di wilayah Pasuruan, Jawa Timur. Di sana murid-murid diarahkan menuju diniyah untuk memperoleh pendidikan keagamaan sehingga porsi PPK tidak terganggu begitu juga sebaliknya.

Mantan Rektor Universitas Muhamadiyah Malang itu juga mengsulkan agar nilai mata pelajaran agama dinilai beberapa aspek. Salah satu penilaian dilihat dari pelajaran di diniyah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi tidak sepenuhnya penilaian yang dari sekolah saja," papar Muhadjir.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas