Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Bagaimana Menyiapkan Dana Pendidikan Untuk Anak? Yuk Simak Trik Berikut

Untuk menyiapkan dana pendidikan, dimulai mencatat kemampuan keuangan termasuk aset-aset lainnya agar menyesuaikan besaran dana yang bisa disisihkan.

Bagaimana Menyiapkan Dana Pendidikan Untuk Anak? Yuk Simak Trik Berikut
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Indah Hapsari, Co-Founder dan Head of Adviser Jouska Indonesia saat ditemui di ShopBack Class - Financial Talk: Preparing Your Children's School Funds Wisely, di Jakarta, Sabtu (6/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Melihat semakin tingginya uang sekolah, menyiapkan dana pendidikan sudah menjadi hal wajib bagi orang tua agar jangan sampai pendidikan anak terhalang biaya.

Untuk menyiapkan dana pendidikan, ada beberapa langkah yang harus didahulukan terlebih dulu agar dana pendidikan tidak digunakan untuk biaya yang lain.

Indah Hapsari, Co-Founder dan Head of Adviser Jouska Indonesia menyebutkan yang pertama adalah mencatat kemampuan keuangan termasuk aset-aset lainnya agar menyesuaikan besaran dana yang bisa disisihkan.

"Pertama punyanya berapa, bukan tujuannya apa karena tujuan bisa dibentuk dan menyesuaikan keadaan lho. Nah untuk dana pendidikan lebih ke aset yang gampang cair aja seperti tabungan, deposito, obligasi, emas," kata Indah Hapsari saat ditemui di ShopBack Class - Financial Talk: Preparing Your Children's School Funds Wisely, di Jakarta, Sabtu (6/7/2019).

Kemudian sebelum menyiapkan besaran dana yang disisihkan untuk dana pendidikan, siapkan juga dana-dana darurat misalnya biaya asuransi, biaya untuk keluarga, dan dana tanggungan lainnya agar bila terjadi apa-apa dana pendidikan tetap aman.

"Kumpulin dana daruratnya juga, asuransi dulu, baru dana pendidikan percuma ngumpulin dana pendidikan tapi lupa asuransi karena nanti kepakai, inilah yang biasa dilupain," ungkap Indah.

Setelah dana-dana untuk biaya lain tersebut sudah disisihkan, mulailah menabung untuk dana pendidikan anak minimal dua tahun sebelum anak sekolah, karena biasanya sebelum pendidikan dimulai didahului dengan proses administrasi.

Kemudian di dana pendidikan tersebut masukkan juga dana sosial karena saat sekolah biasanya ada biaya untuk studi tour, uang les, bahkan uang perayaan ulang tahun teman sekolah yang kerap menjadi biaya ‘kaget’ bagi orangtua.

"Kalau mau sekolah siapin dua tahun, karena ada inflasi pendidikan 15 persen tiap tahun niak biayanya, ada sosial cost juga kan ada ulang tahun temen anak kita," kata Indah.

Indah juga menyarankan besaran dana yang disisihkan, dari awal kesepakatan suami dan istri, karena sudah tahu besaran pemasukan tadi pastikan besaran dana yang disisihkan konsisten.

Terlebih bagi orang tua memiliki keinginan untuk menyekolahkan anak di sekolah tertentu yang memiliki standar khusus persiapannya harus lebih ketat karena biayanya bisa terbilang mahal.

"Dipaksa langsung harus segini misalnya gak mampu ya didepannya dulu gede misalnya berapa bulan 30 persen dari pemasukan bulan-bulan berikutnya 10 persen, lalu bisa nanti naik lagi 20 persen, paksa langsung sisakan pokoknya," kata Indah.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas