Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penghapusan Ujian Nasional

Ganti Ujian Nasional dengan Assesment, Fraksi PDIP DPR: Nadiem Harus Jelaskan Implementasinya

Mendikbud Nadiem Makarim akan mengganti ujian nasional (UN) dengan assesment mulai tahun ajaran 2021.

Ganti Ujian Nasional dengan Assesment, Fraksi PDIP DPR: Nadiem Harus Jelaskan Implementasinya
TRIBUN/HO/BIRO PERS
Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio tampil bersama komedian Bedu dan Sogi dalam pentas #PrestasiTanpaKorupsi yang digelar di SMKN 57, Jati Padang, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). TRIBUNNEWS/HO/BIRO PERS 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim akan mengganti ujian nasional (UN) dengan assesment mulai tahun ajaran 2021.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi X DPR RI fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira melihat metode asesmen tersebut harus dijelaskan secara detail.

"Metode evaluasi proses belajar baru ini tentu harus dijelaskan lebih detail terutama menyangkut proses dan Implementasi nya," ujar Andreas, kepada Tribunnews.com, Kamis (12/12/2019).

Ia mengharapkan penjelasan detail itu membuat tetap adanya pola dan standardisasi yang menjadi acuan bagi lembaga pendidikan dan para guru.

Baca: Tanggapi Isu Penghapusan UN, Nadiem Makarim: Ujian Sistem Baru Tidak Berdasarkan Mata Pelajaran

Andreas juga mengatakan metode evaluasi dengan asesmen kompetensi minimum ini harus memperhatikan link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

"Sehingga diharapkan dapat melahirkan generasi muda Indonesia yang siap masuk dunia kerja dan melahirkan tenaga kerja profesional. Terutama sesuai dengan ilmu pengetahuan yang diperoleh dari lembaga pendidikan dan bidang kerja yang dibutuhkan," kata dia.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas