Tribun

Nadiem Makarim Minta Kepala Sekolah Transparan Gunakan Dana BOS

"Mau buat bantu guru honorer boleh, mau untuk protokol kesehatan boleh, untuk bawa anaknya kembali masuk sekolah boleh," kata Nadiem soal dana BOS.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Choirul Arifin
Nadiem Makarim Minta Kepala Sekolah Transparan Gunakan Dana BOS
ist
Mendikbud Nadiem Makarim. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan beberapa kebijakan untuk membantu pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19.

Kebijakan tersebut salah satunya pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan Usia Dini (BOP PAUD) diserahkan kepada kepala sekolah.

“Sekarang kepala sekolah boleh menggunakan dana BOS untuk apapun yang mereka merasa penting," kata Mendikbud Nadiem Makarim melalui keterangan tertulis, Rabu (11/11/2020).

Meski begitu, Nadiem meminta para kepala sekolah untuk mengelola dana BOS dengan transparan.

Baca juga: Nadiem Sebut Cara Penghitungan Dana BOS Versi Lama Merugikan Sekolah di Daerah 3T

"Mau buat bantu guru honorer boleh, mau untuk protokol kesehatan boleh, untuk bawa anaknya kembali masuk sekolah boleh, mau beli gawai, beli tablet, laptop, membeli kuota silakan. Tetapi tetap transparan,” ujar Nadiem.

Baca juga: Nadiem: Tahun 2021 Perhitungan Dana BOS Bukan Berdasarkan Jumlah Siswa Lagi

Selain itu, Kemendikbud juga telah mengeluarkan kurikulum darurat dan modul-modul khusus untuk jenjang PAUD dan SD.

Modul ini dapat digunakan orang tua yang menerapkan pembelajaran secara luar jaringan (luring) sehingga membantu mereka mendampingi anaknya ketika belajar jarak jauh.

“Kita ciptakan modul-modul yang bisa dilakukan persis seperti sekolah TK ini. Model-modelnya kontekstual. Dia belajar numerasi dengan menghitung bahan-bahan pokok untuk masak nasi goreng bersama ibunya," ungkap Nadiem.

Nadiem berharap, kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Kemendikbud dapat dimanfaatkan dan digunakan oleh semua pemangku kepentingan.

"Berbagai macam bentuk kebijakan dan program yang sudah kita luncurkan tolong digunakan. Seperti inisiatif belajar dari rumah melalui TVRI dan lain-lain karena ini merupakan jawaban untuk meringankan beban guru, orang tua dan juga murid dari berbagai macam tantangan yang dihadapi pada saat pandemi ini," pungkas Nadiem. 

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas