Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pimpinan DPR Minta Kemendikbud Kaji Rencana Pembelajaran Tatap Muka Juli 2021

Sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran virus Covid-19 di kalangan para siswa dan guru, serta munculnya klaster

Pimpinan DPR Minta Kemendikbud Kaji Rencana Pembelajaran Tatap Muka Juli 2021
SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
UJI COBA PTM - Guru menjelaskan materi pelajaran IPA kepada siswa kelas IX SMPN 1 Surabaya saat uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Senin (7/12). Rencananya Pemkot Surabaya menggelar uji coba PTM selama 2 minggu di 14 SMP negeri dan swasta guna persiapan sekolah tatap muka yang diinstruksikan kemendikbud pada Januari 2021. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan pemerintah daerah (pemda) dapat mengkaji rencana membuka sekolah tatap muka di tahun ajaran baru pada Juli 2021/2022 di tengah situasi pandemi Covid-19.

Meski pelaksanaan vaksinasi guru telah berjalan, Kemendikbud dan pemda harus lebih mematangkan dan mempersiapkan Standard Operating Procedure (SOP) dalam pelaksanaan sekolah tatap muka.

"Sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran virus Covid-19 di kalangan para siswa dan guru, serta munculnya klaster baru," kata Azis kepada wartawan, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Butuh Biaya Buat Anak Sekolah, Alasan Wanita Hamil 7 Bulan Jadi PSK

Azis mendorong agar pihak sekolah dapat mempersiapkan dan mengantisipasi apabila ada orang tua yang menolak anaknya ikut serta dalam sekolah tatap muka, seperti menyiapkan pembelajaran secara tatap muka dan virtual.

"Pastinya akan terjadi pro kontra antara pihak sekolah dengan wali murid, pro kontra ini harus dapat dicarikan solusi terhadap kedua belah pihak," ucapnya.

Lebih lanjut, Azis berharap pihak sekolah melakukan kerja sama dengan fasilitas kesehatan di daerah terdekat, untuk mencegah hal hal yang kemungkinan akan terjadi.

"Jalin kerjasama dengan puskesmas terdekat agar dapat mudah menginformasikan atau melakukan tes rutin terhadap para guru dan siswa," pungkasnya.

Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas