Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kembangkan Kemampuan Berbahasa Inggris dan Menjadi Komunikator Global

Perlu adanya keseimbangan dan keseriusan dalam setiap tahapan pembelajaran Bahasa Inggris

Kembangkan Kemampuan Berbahasa Inggris dan Menjadi Komunikator Global
Fluency Corp
Ilustrasi Pelajaran Bahasa Inggris 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTABahasa Inggris merupakan bahasa komunikasi untuk segala jenis pertukaran internasional, baik berupa barang, layanan maupun gagasan di berbagai belahan dunia.

Untuk itu, kemahiran berkomunikasi dalam bahasa Inggris sangat dibutuhkan di era "dunia tanpa batas" seperti sekarang dan sebagai bahasa kedua dan bahasa universal harus terus dilatih sejak usia sekolah.

Prof Arnold Agustjin, akademisi bahasa Inggris serta pengembang Anglia di Belanda mengemukakan bahwa perlu adanya keseimbangan dan keseriusan dalam setiap tahapan pembelajaran Bahasa Inggris.

"Kombinasikan dengan kegiatan yang menyenangkan dan menginspirasi seperti pertemuan berskala global atau internasional dalam sesi kelompok kecil. Hal ini tentunya menjadi perpaduan yang atraktif," katanya saat.

Senada, pakar teknologi dan juga akademisi sekaligus Presiden SLCC, Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA.  mendorong pembelajar Indonesia, baik guru maupun siswa, untuk terus meningkatkan semangat dalam mempelajari Bahasa Inggris dengan cara yang inovatif.

"Indonesia dikelilingi negara-negara lain yang mayoritasnya menggunakan Bahasa Inggris, baik sebagai Bahasa ibu, maupun sebagai Bahasa keduanya.

Untuk itu mempelajari Bahasa Inggris dengan benar dan cara yang tepat seharusnya menjadi kebutuhan dan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi, serta berbagai cara yang positif serta menyenangkan," kata Eko.

Baca juga: Tembakan Meriam Kehormatan untuk Pangeran Philip Bergema di Seluruh Wilayah Inggris

Noviya Setiyawaty, Project Manager & Indonesia Representative Asean Education Group (AEG) Anglia Indonesia, mengatakan bahwa belajar bahasa Inggris itu harus secara lengkap serta mencakup keempat kompetensi dasar yang ada yaitu aspek membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara.

Keempat kompetensi tersebut harus terus dibangun secara terstruktur serta bertahap, ini menjadi sebuah keharusan yang praktikal dan juga bermakna saat pembelajaran berlangsung.

"Selama ini Indonesia telah diperkaya dengan berbagai program dari pusat pengembangan bahasa Inggris maupun lembaga tersertifikasi internasional lainnya. Anglia hadir dengan program pengalaman belajar yang berbeda," ujar Noviya.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas