Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nadiem: Banyak Sekolah Belum Berikan Opsi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Mendikbudristek Nadiem Makarim mengungkapkan banyak siswa yang meminta agar pembelajaran tatap muka kembali digelar.

Nadiem: Banyak Sekolah Belum Berikan Opsi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
BELAJAR TATAP MUKA - Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SD N Pekunden Semarang, Jawa Tengah, Senin (26/4/21). Setidaknya ada tiga kelas yang mengikuti pembelajaran tatap muka yaitu kelas tiga, empat dan lima sedangkan untuk kelas enam ujian daring. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim mengungkapkan banyak siswa yang meminta agar pembelajaran tatap muka kembali digelar.

Nadiem mengaku mendapatkan keluhan para siswa tersebut dari media sosial.

"Sampai hari ini saya masih sering membaca dan mendengar keluhan anak-anak kita di medsos yang ingin pembelajaran tatap muka segera dimulai," ujar Nadiem dalam konferensi pers virtual, Rabu (2/6/2021).

Menurut Nadiem, keluhan para siswa ini menunjukan bahwa pihak sekolah belum memberikan opsi untuk kembali menggelar pembelajaran tatap muka terbatas.

Padahal, pemerintah telah mengizinkan untuk satuan pendidikan menggelar pembelajaran tatap muka terbatas.

"Ini menunjukkan bahwa masih cukup banyak sekolah yang belum memberikan opsi PTM terbatas," ucap Nadiem.

Pembukaan sekolah kembali dapat dilakukan bagi satuan pendidikan yang berada di zona hijau.

Selain itu, para guru dan tenaga kependidikan juga harus telah menerima vaksinasi Covid-19.

"Kami sebetulnya sudah menyarankan kepada satuan pendidikan yang berada di zona hijau, serta guru dan tenaga pendidiknya sudah divaksin untuk segera melaksanakan PTM terbatas," tutur Nadiem.

Seperti diketahui, Pemerintah akhirnya memutuskan untuk menggelar pembelajaran tatap muka terbatas untuk para satuan pendidikan di Indonesia. 

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan sekolah wajib menerapkan pembelajaran tatap muka secara terbatas, setelah para pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah tersebut seluruhnya divaksin. 

Baca juga: Curhat Guru Soal PJJ: Lebih Mengena Kalau Sekolah Tatap Muka

"Setelah pendidik dan tenaga kependidikan di dalam satu sekolah sudah divaksinasi secara lengkap. Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, atau kantor Kemenag mewajibkan ya ya, mewajibkan satuan pendidikan tersebut menyediakan layanan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan," ujar Nadiem dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/3/2021).

Keputusan ini ditetapkan melalui Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Dan Menteri Dalam Negeri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
 

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas