Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tentang Kerajaan Samudera Pasai: Kerajaan Islam Pertama di Nusantara, Ini Sejarahnya

Berikut ini penjelasan mengenai sejarah Kerajaan Samudera Pasai, kerajaan Islam pertama di nusantara.

Tentang Kerajaan Samudera Pasai: Kerajaan Islam Pertama di Nusantara, Ini Sejarahnya
Kemdikbud
Kerajaan Samudera Pasai. Dalam artikel mengulas tentang sejarah Kerajaan Samudera Pasai, kerajaan Islam pertama di nusantara. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini penjelasan mengenai Kerajaan Samudera Pasai yang dapat dipelajari di artikel ini.

Kerajaan Samudra Pasai dikenal sebagai kerajaan Islam pertama di nusantara.

Lalu, apa itu Kerajaan Samudera Pasai?

Dilansir acehprov.go.id, Kamis (17/6/2021), Kerajaan Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di nusantara yang terletak di Aceh.

Kerajaan ini didirikan oleh Meurah Silu pada tahun 1267 M.

Museum Kerajaan Samudera Pasai, di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Aceh, Jumat (17/3/2017).
Museum Kerajaan Samudera Pasai, di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Aceh, Jumat (17/3/2017). Dalam artikel mengulas tentang sejarah Kerajaan Samudera Pasai, kerajaan Islam pertama di nusantara.(Kolase Kompas.com / Kemdikbud)

Baca juga: Kerajaan Sriwijaya: Sejarah, Masa Kejayaan, dan Peninggalan

Tentang Sejarah Kerajaan Samudera Pasai

Kerajaan yang berdiri sejak tahun 1267 M.

Keberadaannya memiliki bukti-bukti arkeologis.

Bukti tersebut, ialah ditemukannya makam raja-raja Pasai di kampung Geudong, Aceh Utara.

Makam ini terletak di dekat reruntuhan bangunan pusat kerajaan Samudera di desa Beuringin, kecamatan Samudera, sekitar 17 km sebelah timur Lhokseumawe.

Di antara makam raja-raja tersebut, terdapat nama Sultan Malik al-Saleh, Raja Pasai pertama.

Malik al-Saleh adalah nama baru Meurah Silu setelah ia masuk Islam.

Dia merupakan sultan Islam pertama di Indonesia.

Berkuasa lebih kurang 29 tahun (1297-1326 M).

Kerajaan Samudera Pasai menjadi gabungan dari Kerajaan Pase dan Peurlak, dengan raja pertama Malik al-Saleh.

Seorang pengembara Muslim dari Maghribi, Ibnu Bathutah sempat mengunjungi Pasai tahun 1346 M.

Ia juga menceritakan bahwa, ketika di Cina, ia melihat adanya kapal Sultan Pasai di negeri Cina.

Dalam literatur-literatur Cina menyebutkan utusan Pasai secara rutin datang ke Cina untuk menyerahkan upeti.

Informasi lain juga menyebutkan, Sultan Pasai mengirimkan utusan ke Quilon, India Barat pada tahun 1282 M.

Ini membuktikan bahwa Pasai memiliki relasi yang cukup luas dengan kerajaan luar.

Pada masa jayanya, Samudera Pasai merupakan pusat perniagaan penting di kawasan itu.

Kemudian, dikunjungi oleh para saudagar dari berbagai negeri, seperti Cina, India, Siam, Arab dan Persia.

Komoditas utama adalah lada

Sebagai bandar perdagangan yang besar, Samudera Pasai mengeluarkan mata uang emas yang disebut dirham.

Uang ini digunakan secara resmi di kerajaan tersebut.

Di samping sebagai pusat perdagangan, Samudera Pasai juga merupakan pusat perkembangan agama Islam.

Baca juga: Kerajaan Kutai: Sejarah, Raja-Raja yang Pernah Memerintah, Puncak Kejayaan dan Peninggalan

Raja-Raja yang Pernah Berkuasa

Berdasarkan Hikayat Raja-Raja Pasai, kurang lebih selama 250 tahun kerajaan berdiri sudah ada 20 orang raja yang pernah berkuasa.

Lebih tepatnya sultan yang berjumlah 19 dan seorang ratu.

Selain nama-namanya, tidak banyak yang dapat diketahui mengenai raja-raja kerajaan Islam ini.

Hal itu dikarenakan penemuan-penemuan yang ada tidak dapat menjelaskan lebih detil dan rinci.

Berikut ini beberapa raja yang pernah berkuasa:

1. Sultan Malik as-Saleh (Tahun 1267-1297)

Marah Silu atau Sultan Malik as-Saleh oleh para ahli diduga sebagai penguasa yang beragama Islam pertama di Nusantara.

Hal itu mengingat letak dari Pasai yang sebagai titik awal dari kedatangan pedagang Arab.

2. Sultan Muhammad Malik az-Zahir (Tahun 1297-1326)

Sultan Muhammad Malik az-Zahir merupakan putra dari Malik as-Saleh.

Pada masa kekuasaannya, Sultan Muhammad Malik az-Zahir memperkenalkan tentang koin emas yang menjadi mata uang untuk perdagangan masyarakat.

3. Sultan Mahmud Malik az-Zahir (Tahun 1326-1349)

Sultan Mahmud Malik az-Zahir merupakan putra dari Sultan Muhammad Malik as-Zahir.

Sultan Mahmud berkuasa sebagai raja ketiga Pasai.

Di masa kekuasaannya, Sultan Mahmud menerima kunjungan dari Ibnu Batutah selama dua pekan.

Berikut ini adalah silsilah dari Kerajaan Samudera Pasai:

1. Sultan Malikul Saleh (1267-1297 M)

2. Sultan Muhammad Malikul Zahir (1297-1326 M)

3. Sultan Mahmud Malik Az-Zahir (1326 ± 1345)

4. Sultan Malik Az-Zahir (?- 1346)

5. Sultan Ahmad Malik Az-Zahir yang memerintah (ca. 1346-1383)

6. Sultan Zain Al-Abidin Malik Az-Zahir yang memerintah (1383-1405)

7. Sultanah Nahrasiyah, yang memerintah (1405-1412)

8. Sultan Sallah Ad-Din yang memerintah (ca.1402-?)

9. Sultan yang kesembilan yaitu Abu Zaid Malik Az-Zahir (?-1455)

10. Sultan Mahmud Malik Az-Zahir, memerintah (ca.1455-ca. 1477)

11. Sultan Zain Al-‘Abidin, memerintah (ca.1477-ca.1500)

12. Sultan Abdullah Malik Az-Zahir, yang memerintah (ca.1501-1513)

13. Sultan Zain Al’Abidin, yang memerintah tahun 1513-1524)

Runtuhnya Kerajaan Samudera Pasai

Kerajaan Samudera Pasai tidak selamanya mengalami masa kejayaan.

Di tahun 1521, pada saat itu berada di bawah kekuasaan Sultan Zain Al-Abidin.

Kerajaan ini diserang oleh Portugis yang iri pada kemajuan dari perdagangan mereka yang sangat pesat.

Portugis yang mempunyai angkatan perang lebih tangguh dan kuat pada akhirnya berhasil untuk menaklukkan kerajaan Islam ini.

Keadaan dari kerajaan yang lemah ini, lalu oleh Sultan Ali Mughayat Syah yang merupakan raja Kerajaan Aceh Darussalam dimanfaatkan, di mana beliau mengambil alih kerajaan.

Di tahun 1524, akhirnya Pasai masuk ke Kerajaan Aceh Darussalam atau lebih tepatnya dimasukkan.

Hal itu tersebut terbukti dengan Lonceng Cakra Donya dipindahkan ke Kerajaan Aceh Darussalam dari yang awalnya milik Kerajaan Samudra Pasai.

Meski begitu, rentang masa kekuasaan Kerajaan Samudera Pasai cukup lama.

Kerajaan ini berlangsung sekitar 3 abad, dari abad ke-13 hingga 16 M.

(*/Suc)

Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul "Apa Itu Kerajaan Samudra Pasai, Kerajaan Islam Pertama di Nusantara"

Simak berita lain terkait Materi Sekolah

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas