Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Solusi Pelaksanaan Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di Tengah Pandemi

Masa pandemi seperti sekarang ini program tersebut masih bisa dilakukan secara daring dan diharapkan jadi inovasi baru pendidikan di Indonesia

Solusi Pelaksanaan Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di Tengah Pandemi
Freepik
Ilustrasi mahasiswa 

Wakil Rektor Bidang Akademik Swiss German University, Irvan S Kartawiria mengatakan, program Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka membuat potensi mahasiswa untuk menyelesaikan masalah menjadi lebih meningkat.

Tak hanya itu, proses adaptasi serta menggali passion dapat dilakukan secara virtual dengan pendampingan dari dosen.

"Mahasiswa dapat cari solusi sendiri ketika ditempatkan di situasi berbeda, problem solving bisa muncul.

Kemampuan adaptasi juga jadi salah satu yang kami lihat. Passion anak apa, itu juga kalau belum bisa menentukan, perlu lakukan pendampingan," kata Firman.

Diakuinya proses belajar secara daring sangat berbeda dibanding PTM untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa sehingga enjadi tantangan paling utama bagi para pengajar agar mampu membentuk inovasi pembelajaran.

"Tantangan terbesar adalah di engagement mahasiswa atau keterlibatan mahasiswa di proses pembelajaran atau di pertemuan," kata Irwan.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas