Olahraga Renang: Sejarah dan Jenis-jenis Gaya Berenang
Mengenal lebih jelas mengenai olahraga berenang: dari manfaat, hingga teknik dan gerakan dasarnya
Penulis:
Faishal Arkan
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
TRIBUNNEWS.COM - Renang merupakan salah satu olahraga dalam cabang cabang akuatik.
Olahraga renang merupakan upaya untuk menggerakkan (mengapungkan atau mengangkat) semua bagian tubuh ke atas permukaan air.
Renang berbeda dengan olahraga lain karena bergerak di air.
Gerak manusia di darat pada umumnya pada posisi tegak atau vertikal dipengaruhi oleh data tarik bumi sepenuhnya.
Sedangkan pada olahraga berenang, perenang bergerak di air dalam posisi horizontal di bawah pengaruh daya tarik bumi dikurangi oleh daya tekan air ke atas.
Saat ini renang menjadi olahraga yang populer dan banyak diminati.
Karena banyaknya peminat, renang sampai dilombakan baik tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga: Materi Sekolah: Pengertian, Bentuk, hingga Faktor Pendorong Terjadinya Mobilitas Sosial
Berenang merupakan cara terbaik untuk melatih seluruh tubuh dan sistem kardiovaskular.
Dalam olahraga berenang, melibatkan beberapa sistem dalam tubuh, yakni sistem peredaran darah, jantung, dan paru-paru dalam tubuh.
Satu jam berenang mampu membakar kalori hampir sama banyaknya dengan berlari, tanpa berdampak buruk pada tulang dan persendian tubuh manusia.
Beberapa manfaat lain dari berenang, di antaranya:
- Menjaga kesehatan jantung.
- Membangun massa otot.
- Mengatasi kondisi saraf kejepit.
Baca juga: Mengenal Olahraga Tenis Meja: dari Perlengkapan, hingga Teknik Dasarnya
Sejarah renang
Dalam buku Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan kelas VII dijelaskan, olahraga renang telah ada sejak abad 19 di London.
Sekitar tahun 1837, terdapat 6 kolam renang di kota London.
Popularitas renang terus membaik dan berkembang dari tahun ke tahun.
Pada 1869 muncul beberapa asosiasi olahraga renang.
Sedangkan di Amerika baru tahun 1888 mulai berkembang, dan pada 1920 berhasil merajai perlombaan renang internasional.
Pada mulanya nomor yang dipertandingkan hanya satu gaya, yakni gaya dada.
Gaya baru yang pertama adalah “Side Arm Stroke atau Side Stroke” yang merupakan gaya ganti dimana sisi perenang berada dalam air.
Dorongan kaki dirubah dari gaya kodok menjadi gaya gunting.
Gaya tersebut akhirnya dikenal dengan nama “Over Arm Side Stroke”.
Perkembangan renang dunia selanjutnya, pada 1935 telah memunculkan bermacam- macam gaya renang, di antaranya:
- Gaya dada (breast stroke)
- Gaya punggung (back stroke)
- Gaya kupu-kupu (butterfly stroke).
Baca juga: Materi Sekolah: Pencegahan Bahaya Penggunaan Listrik
- Renang Gaya Dada
Renang gaya dada populer pada tahun 1875 oleh perenang asal Inggris Metthew Webb.
Metthew merupakan orang pertama yang merenangi Selat Inggris dengan menggunakan gaya dada.
Gerakan renang gaya dada ini menyerupai katak yang sedang berenang, sehingga gaya ini sering disebut dengan gaya katak.
Perbedaannya dengan gaya katak berenang adalah pada sikap meluncur dilakukan dengan kedua kaki dan tangan lurus, sedangkan pada katak hal ini tidak ditemukan.
Gaya dada pada abad 19 sudah diajarkan dan diperlombakan di sekolah-sekolah termasuk sekolah militer.
Sehingga dikenal dengan nama gaya sekolah atau “Schoolslag”.
Bentuk variasi berenang secara utuh di bawah air digunakan oleh perenang Teofilo Lidefonso pada Olympiade tahun 1928. Ia memodifikasi teknik mengambil napas setelah melakukan satu gerakan di bawah air.
Begitu pula perenang Rusia yang bernama Lounitchev meniru juara Olympiade 1956 Masaru Furukawa dari Jepang.
Pada 1966 perenang Rusia, Nikolai Pankain mulai mengembangkan gerak gaya dada yang dapat menambah kecepatan gerak tangan melakukan fase istirahat, menghilangkan sikap dimana tangan akan kembali bersama-sama di bawah dada.
Hal tersebut merupakan langkah pembaharuan dalam irama dari gayanya dengan kemungkinan agak sedikit menunda posisi pengambilan napas.
Pengembangan tersebut berperan penting dan kini disebut gaya dada Eropa, berbeda dengan gaya dada Amerika.
- Renang Gaya Bebas
Dalam Modul Melesat di Air, Pendidikan Olahraga dan Rekreasi Paket B Setara SMP/MTs Kelas IX, diterangkan renang gaya bebas adalah gerakan yang dilakukan dengan cara menelungkupkan badan, dimana tangan dan kaki melakukan tarikan dan tendangan air.
Renang gaya bebas ini disebut juga front crawl dalam bahasa Inggris.
- Renang Gaya Punggung
Renang gaya punggung atau backstroke dianggap salah satu gaya renang yang cukup sulit dilakukan oleh pemula.
Sebab, sikap badan pada waktu melakukan renang gaya punggung, atlet atau perenang, berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air.
Meski cukup sulit dilakukan, pengambilan napas saat berenang menggunakan teknik cukup mudah karena mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.
- Renang Gaya Kupu-kupu
Sama seperti renang daya dada, renang gaya kupu-kupu atau butterfly stroke juga unik.
Sebab, pada gerakan renang gaya kupu-kupu, kedua tangan membentang kemudian mengepak untuk mengayuh maju ke depan. Gerakan dua tangan tersebut seperti gerakan sayap kupu-kupu.
(Tribunnews.com/Arkan)
Berita lainnya seputar olahraga renang
Baca tanpa iklan