Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ilmu Astronomi: Perbedaan Tata Surya, Galaksi dan Alam Semesta

Berikut ini pengertian dan perbedaan antara alam semesta, tata surya, dan galaksi dalam ilmu astronomi dan antariksa.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ilmu Astronomi: Perbedaan Tata Surya, Galaksi dan Alam Semesta
Kompas.com
Ilustrasi Galaksi - Berikut ini pengertian dan perbedaan antara alam semesta, tata surya, dan galaksi dalam ilmu astronomi dan antariksa. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini perbedaan antara alam semesta, tata surya, dan galaksi.

Bagi kamu yang menyukai ilmu astronomi dan antariksa, pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah tata surya, alam semesta, dan galaksi.

Ketiga hal tersebut sering digunakan pada pembelajaran mengenai astronomi dan antariksa.

Baca juga: Gerhana Bulan 2021: Gerhana Bulan Sebagian 18-19 November Menjadi Gerhana Terpanjang pada Abad Ini

Namun apakah kamu mengetahui apa perbedaan dari ketiga istilah tersebut?

Pada materi berikut ini akan dijelaskan mengenai tata surya, galaksi, dan alam semesta.

Tata Surya

Dikutip dari sciencing.com, tata surya adalah sistem yang terkecil dari antara galaksi dan alam semesta.

Rekomendasi Untuk Anda

Tata surya terdiri dari bintang, seperti matahari, dan benda-benda yang dipengaruhi oleh gravitasinya.

Benda-benda tersebut antara lain planet, bulan, asteroid, komet, dan meteoroid.

Meskipun tata surya lebih kecil dari alam semesta atau galaksi, ukuran sebenarnya dari tata surya yang paling kecil pun sulit dipahami oleh pikiran manusia.

Dalam hal skala, jika matahari memiliki dimensi bola tenis, Bumi akan seukuran sebutir pasir yang terletak sekitar 8 meter (26 kaki) jauhnya.

Tata surya titin
Ilustrasi tata surya

Sumber dari ditsmp.kemdikbud.go.id menuliskan, pengertian tata surya adalah sistem interaksi benda-benda langit yang terdiri atas matahari sebagai pusatnya dan juga benda-benda langit yang mengelilinginya seperti planet-planet.

Selain planet, benda-benda langit seperti bulan dan satelit lainnya, komet, meteoroid, asteroid, planet kerdil dan benda langit lainnya yang mengelilingi matahari dan membentuk suatu keteraturan di dalamnya.

Planet pada tata surya ada delapan yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus.

Tata Surya terletak di dalam Galaksi Bimasakti bersama dengan kumpulan bintang, debu, gas, dan sistem tata surya lainnya.

Secara lebih khusus, tata surya ini terletak pada lengan Orion atau jalur Orion yang terdapat pada tepi Galaksi Bimasakti.

Baca juga: Daftar Wilayah yang Dapat Menyaksikan Gerhana Bulan Sebagian, Terjadi pada 19 November 2021

Galaksi

Masih dari dari sciencing.com, galaksi adalah sistem tata surya dan bintang-bintang lainnya.

Galaksi disatukan oleh gravitasi, dan dalam galaksi, tata surya dipisahkan oleh sebagian besar ruang yang sebagian besar kosong.

Tata surya mengorbit di sekitar galaksi, mereka sama seperti planet mengorbit di sekitar matahari mereka.

Dibutuhkan sekitar 200 hingga 250 juta tahun bagi tata surya Bumi untuk menyelesaikan orbitnya.

Berikut ini pengertian galaksi yang dikutip dari livescience.com, galaksi adalah kumpulan bintang dan benda luar angkasa lainnya yang disatukan oleh gravitasi .

Galaksi yang berisi Bumi dan tata surya disebut Bima Sakti.

Galaksi ini berbentuk spiral besar yang diperkirakan berisi lebih dari 100 miliar bintang yang berbeda.

Sementara dalam artikel distmp.lemdikbud.go.id, selain Galaksi Bima Sakti, terdapat pula galaksi-galaksi lainnya seperti galaksi tetangga yaitu Andromeda, Galaksi Sombrero, Galaksi Ursa Mayor dan lain-lain.

Sekumpulan galaksi akan membentuk gugus, contohnya adalah Galaksi Bima Sakti dan kumpulan galaksi lain yang membentuk grup lokal yang terletak di gugus Galaksi Virgo.

Kumpulan gugus-gugus galaksi lainnya yang biasa disebut supergugus (supercluster), yaitu pada supergugus Laniakea.

Supergugus terdekat yaitu supergugus Perseus-Pisces, selain itu juga terdapat banyak supergugus lainnya.

Baca juga: DAFTAR Wilayah yang Dapat Melihat Gerhana Bulan Sebagian 19 November, Jawa Bagian Timur hingga Papua

Alam Semesta

Istilah lain juga dijelaskan sciencing.com, seluruh alam mencakup kehidupan makhluk hidup, tata surya, dan galaksi berada di dalam alam semesta.

Alam semesta adalah yang terbesar dari ketiga konsep astronomi ini.

Meskipun segala sesuatu yang diketahui manusia terkandung di dalam alam semesta, para ilmuwan percaya bahwa alam semesta terus berkembang.

Hal ini dianggap sebagai akibat dari big bang, ledakan besar materi super-kondensasi yang menciptakan alam semesta dan semua hal yang terkandung di dalamnya.

Perbedaan antara alam semesta, galaksi dan tata surya.

Dari uraian sciencing.com, ukuran adalah perbedaan utama antara alam semesta, galaksi, dan tata surya.

Namun, perbedaan lain juga ada, yakni lubang hitam.

Lubang hitam adalah bagian dari ruang dengan tarikan gravitasi yang kuat, bahkan cahaya tidak dapat melarikan diri.

Fenomena ini terkadang dapat ditemukan di pusat galaksi.

Awan gas besar yang disebut nebula ada di ruang antar galaksi di alam semesta, tetapi mereka tidak terlihat sebagai bagian dari galaksi atau tata surya.

(Tribunnews.com/Kristina Wulandari)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas