Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nadiem Makarim: Lebih dari 50 Juta Pelajar Indonesia Siap Berkompetisi

Nadiem menuturkan para pelajar tersebut pun terbagi dalam beberapa bidang, yakni sains, kewirausahaan hingga olahraga

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Nadiem Makarim: Lebih dari 50 Juta Pelajar Indonesia Siap Berkompetisi
Ist
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, secara resmi membuka International Olympiad in Informatics (IOI). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim mengungkapkan lebih dari 50 juta pelajar Indonesia siap berkompetisi.

Nadiem mengatakan semuanya siap berkompetisi sesuai dengan minatnya dan itu merupakan kunci utama.

"Sekarang sudah lebih dari 50 juta pelajar di seluruh Indonesia dalam jaringan kami yang siap berkompetisi sesuai dengan minatnya. Kuncinya itu, sesuai dengan minatnya," kata Nadiem saat membuka International Olympiad in Informatics (IOI) ke-34 di Aula Institut Seni Indonesia (ISI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (9/8/2022).

Nadiem menuturkan para pelajar tersebut pun terbagi dalam beberapa bidang, yakni sains, kewirausahaan hingga olahraga.

"Di bidang sains, di bidang seni budaya, vokasi, kewirausahaan, olahraga yang delapan di antaranya ikut berkompetisi dalam IOI ke-34 kali ini," ujarnya.

IOI merupakan ajang kompetisi internasional paling bergengsi di bidang informatika untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca juga: Mendikbudristek Nadiem Makarim Buka IOI ke-34: Kebanggaan Bagi Indonesia Menjadi Tuan Rumah

Rekomendasi Untuk Anda

Nadiem berharap melalui kompetisi tersebut para peserta bisa menjadi talenta digital yang hebat.

"Berkompetisi lah dengan sehat, untuk menjadi talenta digital yang hebat," ucapnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar pelajar yang berkompetisi tersebut bisa membangun kolaborasi dan bergotong royong membangun dunia.

"Setelah berkompetisi, bangunlah kolaborasi, jalin persahabatan lintas negar dan lintas budaya untuk bergotong royong membangun dunia kita," ungkap Naidem.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas