Tribun

Ini Ukuran Sukses dalam Pendidikan Menurut Duta UNESCO: Tidak Cukup Hanya Berilmu

Pendidikan dikatakan sukses jika mampu mengantarkan peserta didiknya menjadi bertakwa, berkepribadian matang

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Erik S
zoom-in Ini Ukuran Sukses dalam Pendidikan Menurut Duta UNESCO: Tidak Cukup Hanya Berilmu
Istimewa
Tokoh Pendidikan dan Duta UNESCO untuk Indonesia Prof. Dr. Arief Rachman dan Direktur IIEF Diana Kartika Jahja 

Laporan Wartawan Tribunnews, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Tokoh pendidikan dan Duta UNESCO, Prof Dr Arief Rachman mengatakan, pendidikan yang sukses bukan hanya menjadikan anak didik sebagai orang yang berilmu.

"Pendidikan dikatakan sukses jika mampu mengantarkan peserta didiknya menjadi bertakwa, berkepribadian matang, mempunyai rasa kebangsaan dan berwawasan global," katanya di sela-sela penutupan rangkaian acara Beasiswa Cakrawala yang digagas oleh The Indonesian International Education Foundation (IIEF), ke-78 belum lama ini.

Beasiswa yang diluncurkan pada 17 Agustus 2021 telah memasuki tahap akhir dimana program dinyatakan selesai.

Baca juga: Situs UNESCO Pemukiman Tertua di Dunia di Moenjodaro Pakistan Rusak Parah Akibat Banjir

Arief menambahkan, beasiswa adalah salah satu bentuk alat untuk membentuk karakter penerimanya.

"Melalui beasiswa silaturahmi terjalin (networking) dan kecerdasar pikiran terasah,” katanya.

Diana Kartika Jahja, Direktur Eksekutif IIEF menyampaikan bahwa Beasiswa Cakrawala merupakan respon IIEF terhadap pandemi Covid-19 yang amat berpengaruh dampaknya terhadap sektor aviasi.

“Beasiswa Cakrawala kami rancang agar anak-anak yang keluarganya bekerja di bidang aviasi tidak putus sekolah di tengah pandemi Covid-19," ungkapnya.

Baca juga: Mendibudristek Nadiem Makarim Dorong Wujudkan Digitalisasi Pendidikan, TECH Siap Beri Dukungan

Diana menambahkan bahwa dalam setiap program beasiswa yang dirancang oleh IIEF, mereka selalu menambahkan komponen “community service” di dalam programnya.

"Tujuannya untuk menciptakan generasi Indonesia yang lengkap, tidak hanya menonjol secara akademik namun memiliki kepekaan hati untuk berbagi kepada sesama," katanya.

Selain menerima tunjangan belajar 1 tahun sebesar Rp 12 juta bagi siswa SMA dan Rp 19,2 juta bagi mahasiswa, para penerima Beasiswa Cakrawala pun mendapatkan sesi mentoring secara intensif bersama para mentor.

Baca juga: Momen Dian Sastro Ikut Berpartisipasi dalam Gaungkan Gerakan Kebaya Goes To UNESCO

Keberlanjutan program Beasiswa Cakrawala menurut Diana akan dicoba diduplikasi untuk menyentuh sektor lainnya di Indonesia, bukan hanya sektor penerbangan.

Dirinya berharap bahwa para penerima beasiswa dapat aktif berkontribusi untuk masyarakat, menularkan semangat berbagi dalam bentuk apapun.
 

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas