Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kunci Jawaban Pendidikan Agama Katolik Kelas 5 Halaman 5 Bab 1: Anak Kembar

Simak kunci jawaban Pendidikan Agama Katolik kelas 5 SD Kurikulum Merdeka halaman 5 pada bagian Menjawab Pertanyaan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Katarina Retri Yudita
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Kunci Jawaban Pendidikan Agama Katolik Kelas 5 Halaman 5 Bab 1: Anak Kembar
Tangkapan layar Buku Pendidikan Agama Katolik Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Halaman 5
Kunci jawaban Pendidikan Agama Katolik kelas 5 SD Kurikulum Merdeka halaman 5 Bab 1: Menjawab Pertanyaan. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut kunci jawaban Pendidikan Agama Katolik kelas 5 SD Kurikulum Merdeka halaman 5.

Dalam buku Pendidikan Agama Katolik Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka halaman 5, terdapat 7 soal pada bagian Menjawab Pertanyaan.

Pada Bab 1 Aku Diciptakan sebagai Perempuan atau Laki-Laki Sub Bab Perempuan dan Laki-Laki Diciptakan sebagai Citra Allah ini, siswa mampu memahami diri sebagai perempuan atau laki-laki seturut citra Allah.

Selain itu, siswa juga mampu mengembangkan sikap syukur dan bertanggung jawab terhadap dirinya sebagai citra Allah, dengan saling menghormati sebagai laki-laki dan perempuan.

Sebelum mengerjakan 7 soal di bagian Menjawab Pertanyaan, sebaiknya siswa memahami Bab 1 terlebih dahulu.

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Agama Katolik Kelas 4 Halaman 185 Kurikulum Merdeka Bab 5: Kitab Suci

Kunci Jawaban Pendidikan Agama Katolik Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Halaman 5

Membuka Wawasan

Rekomendasi Untuk Anda

Si Kembar Angela dan Angelo

Setelah sekitar 9 bulan mengandung, tiba waktunya bagi Ibu Elisa melahirkan.

Bapak Mario, suami Ibu Elisa, membawa Ibu Elisa ke Rumah Sakit Bersalin yang tidak jauh dari rumahnya.

Menjelang sore, dengan dibantu seorang dokter dan suster perawat, Ibu Elisa melahirkan bayi kembar, satu perempuan dan satu lagi laki-laki.

Meskipun kesakitan dan sangat lelah, Ibu Elisa tampak tersenyum penuh sukacita.

Bapak Mario, yang setia mendampingi isterinya, tidak henti-hentinya mencium isterinya sambil membelai rambutnya yang penuh keringat.

Mereka merasa bahagia karena Tuhan memberi anak kepada mereka, bahkan anak kembar perempuan dan laki-laki.

Setelah sekitar satu jam, dua orang suster perawat membawa bayi mereka dan menempatkan kedua bayi yang terbungkus kain lampin itu di samping Ibu Elisa.

Bapak Mario dan Ibu Elisa sepakat memberi mereka nama.

Bayi perempuan dinamai Angela dan bayi laki-laki dinamai Angelo.

Tahun demi tahun silih berganti.

Kini Angela dan Angelo telah berusia 11 tahun.

Angela berparas cantik seperti ibunya, sedangkan Angelo berwajah tampan mirip ayahnya.

Demikian pula dengan sifat dan kesukaan mereka.

Angela sangat ramah, selalu tersenyum, dan pandai menyanyi.

Sementara Angelo berbadan kekar, rambut ikal, dan pandai bermain sepak bola.

Suatu hari, ketika mereka pergi berlibur ke kampung halaman orang tua mereka, kakek nenek mereka tertegun karena Angela dan Angelo sungguh mirip atau serupa dengan ayah ibu mereka ketika masih remaja.

Kakek dan nenek pun memeluk Angela dan Angelo penuh sukacita.

Kakek pun berkata: “Kalian, Angela dan Angelo, memang kembar, tetapi Angela sangat mirip dengan ibumu, ketika ibumu masih remaja, dan Angelo sangat serupa dengan ayahmu, ketika ayahmu masih muda. Sungguh, kalian bagai pinang dibelah dua." ***

Menjawab Pertanyaan

Setelah membaca atau menyimak cerita di atas, jawablah pertanyaanpertanyaan berikut ini!

1. Bagaimana kesanmu terhadap cerita si kembar Angela dan Angelo?

Jawaban: Cerita ini mengagumkan karena kisah Angela dan Angelo menunjukkan bahwa Tuhan menciptakan mereka dan menganugerahkan kepada Ibu Elisa dan Bapak Mario sepasang anak kembar yang tak semua orang bisa memiliki.

2. Dengan siapakah Angela memiliki kemiripan atau keserupaan?

Jawaban: Angela sangat mirip dengan ibunya, Elisa saat masih remaja.

3. Dengan siapakah Angelo memiliki kemiripan atau keserupaan?

Jawaban: Angelo sangat mirip dengan ayahnya, Mario saat masih muda.

4. Apa yang dimaksud dengan mirip atau serupa?

Jawaban: Mirip artinya hampir sama.

5. Lebih mirip dengan siapakah dirimu?

Jawaban: Aku lebih mirip dengan ibuku.

6. Mana yang lebih menyenangkan hati: "mirip dengan orang hebat" atau "mirip dengan orang yang jahat"? Berilah alasan!

Jawaban: Aku tidak ingin memilih mirip dengan orang hebat maupun orang jahat karena aku ingin menjadi diriku sendiri sesuai dengan citra Allah dan berusaha untuk menjadi orang baik.

7. Jelaskan arti peribahasa: "Bagai pinang dibelah dua"!

Jawaban: Dua orang atau hal yang sama dan tidak terlihat bedanya.

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Agama Katolik Kelas 4 Halaman 182 Kurikulum Merdeka Bab 5: Pencuri Istana

Disclaimer:

- Jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.

- Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.

(Tribunnews.com/Katarina Retri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas