Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

FTUI dan NIIT India Sepakati Perluasan Program Kurikulum Bersama

Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dan NIIT University India menyepakati pendalaman kerja sama melalui beberapa inisiatif.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in FTUI dan NIIT India Sepakati Perluasan Program Kurikulum Bersama
dok. FT UI
Pihak Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) saat kunjungan ke Kantor Pusat NIIT dan Kampus NIIT University di India. 

FTUI dan NIIT India Sepakati Perluasan Program Kurikulum Bersama

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) perkuat kerja sama sertifikasi profesional bidang IT pegembangan software sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru dengan perusahaan India.

Terkait hal ini, Dekan FT UI, Heri Hermansyah bersama Direktur CEP CCIT FTUI, Muhammad Suryanegara mengunjungi Kantor Pusat NIIT di New Delhi, India serta kampus NIIT University.

Dalam kesempatan itu turut pula dibahas soal peluang kerja sama summer course kemahasiswaaan dengan NIIT University bagi para mahasiswa.

Baca juga: Universitas Indonesia Jadikan Semarang Sebagai Kota Terbaik di Indonesia

"Selama ini, kedua belah pihak telah bekerja sama dalam pengembangan kurikulum sertifikasi internasional. Kolaborasi ini telah memberikan manfaat yang signifikan bagi siswa yang mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari pengajar yang telah tersertifikasi," kata Heri dalam keterangannya, Jumat (12/5/2023).

Pada pertemuan dengan Vice President & Head of Business Operations, International Education Business NIIT, Sanjay Tickoo, dibahas soal perkembangan terkini dalam industri TI, tren teknologi terbaru, dan tantangan yang dihadapi oleh lulusan dalam menghadapi pasar kerja yang kompetitif.

Rekomendasi Untuk Anda

Kedua pihak menyepakati pendalaman kerja sama melalui beberapa inisiatif.

Di antaranya perluasan program kurikulum bersama untuk mengakomodasi kebutuhan industri berkembang.

"Ke depannya, program-program ini akan dirancang dengan melibatkan para praktisi industri dalam pengembangan kurikulum, sehingga siswa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan saat ini,” jelas Surya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas