Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Pastikan Akan Libatkan Sekolah Swasta dalam Kebijakan Pendidikan

Kemendikdasmen, kata Abdul Mu'ti, telah meminta saran dari berbagai organisasi pendidikan. Hal ini dilakukan sejak dirinya ditunjuk oleh Presiden

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
zoom-in Mendikdasmen Abdul Mu'ti Pastikan Akan Libatkan Sekolah Swasta dalam Kebijakan Pendidikan
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (23/11/2024). (Fahdi Fahlevi) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti memastikan pihaknya akan melibatkan lembaga pendidikan dan sekolah swasta dalam perumusan kebijakan pendidikan.

Menurut Abdul Mu'ti, sekolah swasta memiliki peran besar dalam upaya mencerdaskan bangsa.

"Kami punya prinsip bahwa swasta itu adalah mitra kami, swasta itu adalah bagian dari institusi dan juga ekosistem dalam kita mencerdaskan dan memajukan bangsa," ujar Abdul Mu'ti di Yayasan Pendidikan Sultan Iskandar Muda, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (23/11/2024).

Kemendikdasmen, kata Abdul Mu'ti, telah meminta saran dari berbagai organisasi pendidikan.

Hal ini dilakukan sejak dirinya ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Mendikdasmen.

"Maka, sejak kami diangkat oleh Pak Prabowo sebagai Menteri Pendidikan Dasar Menengah, dan ketika kami berinteraksi dengan organisasi-organisasi yang menyelenggarakan pendidikan," ucapnya.

Baca juga: Sosok Devi, Bocah SD Rela Bawa Pulang Makan Bergizi Gratis untuk Ibu, Sudah Lama Jadi Anak Yatim

Rekomendasi Untuk Anda

Abdul Mu'ti mengatakan, selama ini dirinya berupaya menciptakan pendidikan yang inklusif.

Ia mengajak satuan pendidikan swasta untuk berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.

"Kami usahakan bersama-sama adalah membangun satuan pendidikan yang inklusif, sekolah yang inklusif di mana semua anak bangsa, apapun latar belakang ekonominya, apa pun latar belakang suku dan agamanya, mereka bisa bersama-sama menjadi anak-anak Indonesia yang hebat, anak-anak Indonesia yang cerdas, mereka adalah generasi emas Indonesia 2045," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas