Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PPG, Menurut Konu, Faktor Apa yang Paling Memengaruhi School Well-Being?

Menurut Konu, faktor apa yang paling memengaruhi school well-being? Cek jawaban Latihan Pemahaman Modul 2 dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in PPG, Menurut Konu, Faktor Apa yang Paling Memengaruhi School Well-Being?
Canva/Tribunnews
KUNCI JAWABAN PPG - Gambar dibuat di Canva pada Jumat (20/6/2025). Simak jawaban dari pertanyaan "Menurut Konu, faktor apa yang paling memengaruhi school well-being?" di Latihan Pemahaman Modul 2 Topik 4 PPG. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini jawaban dari pertanyaan "Menurut Konu, faktor apa yang paling memengaruhi school well-being?".

Pertanyaan tersebut merupakan bagian dari Latihan Pemahaman Modul 2 dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025.

Materi yang dibahas yaitu Pembelajaran Sosial Emosional Topik 4 School Well-being.

Jawaban atas pertanyaan tersebut, juga dijelaskan secara rinci oleh Tribunnews.com di bawah ini.

Menurut Konu, faktor apa yang paling memengaruhi school well-being?

A. Kualitas pengajaran

B. Pengelolaan stres di sekolah

C. Keterlibatan orang tua

Rekomendasi Untuk Anda

D. Lingkungan fisik sekolah

E. Fasilitas Sekolah

Jawaban: B

Baca juga: Kunci Jawaban Aksi Nyata Kode Etik Guru PPG 2025: Bagaimana Konten Promosi yang Bapak/Ibu Buat

Pembahasan:

Jawaban yang paling tepat adalah B. Pengelolaan stres di sekolah, karena menurut penelitian Konu dan Rimpelä (2002) dalam model "School Well-Being", salah satu faktor utama yang sangat memengaruhi kesejahteraan di sekolah adalah bagaimana siswa merasa secara psikologis dan emosional saat berada di lingkungan sekolah.

Model Konu dan Rimpelä membagi school well-being menjadi empat dimensi utama:

  • Having (memiliki) – berkaitan dengan kondisi fisik sekolah seperti fasilitas dan keamanan.
  • Loving (dicintai) – berkaitan dengan hubungan sosial dan rasa diterima.
  • Being (menjadi diri sendiri) – mencakup rasa otonomi, harga diri, dan ekspresi diri.
  • Health (kesehatan) – termasuk kesehatan mental dan kemampuan mengelola stres.

Dalam konteks ini, pengelolaan stres di sekolah berkaitan langsung dengan dimensi "health" dan "being", yang menjadi inti dari pengalaman siswa sehari-hari. Jika stres tidak dikelola dengan baik, siswa akan:

  • Merasa cemas, tertekan, atau tidak nyaman
  • Menurunnya motivasi belajar dan partisipasi
  • Mengalami gangguan fisik dan mental yang berdampak pada keseluruhan kesejahteraan

Maka, meskipun faktor lain seperti kualitas pengajaran atau fasilitas juga penting, pengelolaan stres menjadi aspek yang paling memengaruhi well-being secara langsung dan menyeluruh, terutama dari sisi psikologis dan emosional.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas