Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Halaman 66: Ayo, Berkarya
Simak berikut merupakan kunci jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Halaman 66: Ayo, Berkarya
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Febri Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka bab 2 halaman 66 mempelajari tentang norma dalam kehidupan kehidupanku.
Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 66, karangan Kurniawan Darma Indra, Adi, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2023 adalah musyawarah.
Musyawarah adalah cara mengambil keputusan bersama melalui diskusi dan tukar pendapat untuk mencapai kesepakatan yang adil bagi semua pihak.
Dalam musyawarah, setiap orang berhak menyampaikan pendapatnya, lalu bersama-sama dipertimbangkan mana yang terbaik untuk kepentingan bersama.
Biasanya, hasil musyawarah diputuskan dengan mufakat (kesepakatan bersama), bukan dengan paksaan atau hanya mengikuti satu orang saja.
Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan tentang aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.
Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 66 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.
Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 66: Ayo, Berkarya.
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 66
Ayo, Berkarya
Untuk memperkaya pengetahuan kalian mengenai musyawarah, kalian diminta untuk mencari satu gambar dari berbagai sumber (koran, majalah, gambar dari internet, dan yang lainnya) yang menunjukkan proses musyawarah. Gunakan lembar kerja berikut untuk mengerjakan aktivitas ini.
Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Halaman 65: Praktik Musyawarah
Jawaban :
Nama : Tari
Kelas : 5 SD
Proses Musyawarah dalam Kehidupan Sehari-hari
Musyawarah merupakan salah satu nilai luhur bangsa Indonesia yang diwariskan para pendiri bangsa.
Secara sederhana, musyawarah berarti membicarakan suatu masalah secara bersama-sama untuk mencari keputusan terbaik yang dapat diterima oleh semua pihak.
Dalam kehidupan sehari-hari, musyawarah dapat ditemukan di sekolah, rumah, maupun lingkungan masyarakat.
Gambar di atas menunjukkan suasana musyawarah di sekolah.
Sejumlah siswa duduk melingkar, salah satunya berbicara menyampaikan pendapat, sementara teman-teman lain mendengarkan dengan tenang. Guru ikut mendampingi agar jalannya musyawarah tetap tertib. Situasi ini menggambarkan dengan jelas bahwa setiap orang diberikan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Nilai yang Terkandung dalam Musyawarah
Musyawarah bukan hanya sekedar pertemuan untuk membahas masalah, tetapi juga mengandung nilai-nilai penting, antara lain:
- Menghargai pendapat orang lain → setiap peserta berhak berbicara tanpa diganggu.
- Kebersamaan → keputusan dicapai bersama, bukan hasil paksaan dari satu orang.
- Keadilan → setiap orang mendapat kesempatan yang sama untuk memberi saran.
- Demokrasi → mencerminkan sila ke-4 Pancasila, yaitu “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.”
Contoh Musyawarah di Sekolah
Di sekolah, musyawarah sering dilakukan untuk hal-hal sederhana, misalnya memilih ketua kelas, menentukan jadwal piket, atau merencanakan kegiatan perpisahan.
Dengan musyawarah, semua siswa belajar bertanggung jawab, bersikap adil, serta mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.
Kesimpulan
Dari gambar dan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa musyawarah adalah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah secara damai dan adil.
Musyawarah juga melatih setiap orang untuk sabar, menghormati perbedaan, dan mengutamakan kepentingan bersama. Inilah sebabnya mengapa musyawarah menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
*) Disclaimer:
- Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
- Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
(Tribunnews.com/Namira)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.