Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Guru di Jakarta Keberatan Sekolah Harus Ganti Rugi Ompreng MBG yang Hilang

Guru SMAN di Jakarta mengeluhkan aturan ganti rugi omprengan program makan bergizi gratis (MBG) yang hilang dan dibebankan ke sekolah.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Guru di Jakarta Keberatan Sekolah Harus Ganti Rugi Ompreng MBG yang Hilang
TribunSolo.com/Septiana Ayu
OMPRENG MBG - Siswa SMPN 4 Sragen, Jawa Tengah, menikmati menu program makan bergizi gratis yang mulai dibagikan sejak Senin (17/2/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - MF, seorang guru SMAN di Jakarta mengeluhkan aturan ganti rugi omprengan atau tempat makan program makan bergizi gratis (MBG) yang hilang dan dibebankan ke sekolah.

Keharusan mengganti rugi ompreng MBG yang hilang tersebut tertuang di dalam memorandum of understanding (MoU) antara pihak sekolah dengan SPPG di wilayahnya.

MF mengatakan, dia yang menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan mengetahui hal itu saat menandatangani MoU tersebut di awal pelaksanaan MBG di wilayah sekolahnya.

"Itu di MoU pertama itu, jadi kalau (omprengan) hilang, sekolah harus mengganti sekitar Rp80 ribu per omprengannya," kata MF, kepada Tribunnews.com, Selasa (30/9/2025).

"Saya agak keberatan sih sebenarnya. Yang makan siapa, yang ganti siapa," tambahnya.

Meski demikian, katanya, hingga saat ini belum pernah terjadi kehilangan omprengan MBG di sekolahnya. "Belum pernah (kehilangan omprengan MBG). Paling terselip, lupa, kita cari-cari ketemu," jelasnya.

Selain itu, MF juga menyampaikan, setelah MBG dilaksanakan di sekolahnya, dia mendapatkan keluhan dari sejumlah pedagang kantin yang mengalami penurunan pendapatan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pendapatan pedagang di kantin berkurang juga," katanya. Ia mengaku sempat menyampaikah keluhan para pedagang kantin tersebut kepada pihak SPPG.

Baca juga: Viral SPPG di Lebak Banten Terendam Air Keruh, Ompreng Disusun Dekat Pembuangan Limbah

"Saya sudah sempat sampaikan juga ke pihak dapur, ini dari kantin pendapannya berkurang. Tapi katanya 'ini enggak akan pengaruh ke kantin kok, Pak'," pungkasnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas